Setelah SiKasep dan SiKumbang, Lembaga penyalur KPR subsidi FLPP PPDPP sedang menyiapkan aplikasi baru namanya SiPetruk. SiPetruk ini bukan tokoh wayangan lho ya tapi SiPetruk ini adalah sefruit aplikasi yang turut memudahkan semua pihak dalam urusan perumahan.

Lembaga penyalur KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendevelop berbagai macam aplikasi teknologi demi kemudahan semua pihak.

PPDPP sudah bikin aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) biar temen-temen dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa cari rumah yang cocok. Ditambah aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) buat temen-temen kalangan pengembang biar bisa ngiklanin produk perumahan mereka di berbagai daerah.

Menurut pak bosnya PPDPP alias Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, aplikasi-aplikasi ini adalah cara PPDPP menyiapkan administrasi dari sisi supply sehingga hasilnya bisa clean and clear, macem shampo aja guys hehe.

Dengan aplikasi-aplikasi ini rangkaian pekerjaan jadi lebih transparan hingga menyediakan berbagai data perumahan yang bakalan terus bertambah.

“Informasi yang terkumpul ini akhirnya membuat data perumahan terus masuk dan bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Misalnya pemerintah untuk menentukan kebijakan maupun alokasi anggaran perumahan hingga pengembang untuk melihat lokasi-lokasi yang potensial untuk dikembangkan proyek perumahan di tingkat provinsi hingga kecamatan karena data yang masuk ini sangat akurat,” ungkap dia.

Ga cuman itu, biar makin cepat proses penyediaan perumahan untuk masyarakat yang salah satunya harus diterbitkan sertifikat laik fungsi (SLF), PPDPP sedang mendevelop Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) yang akan dilaunching pada akhir tahun 2020 ini. Tentunya sistem ini bakalan terintegrasi dengan aplikasi SiKasep dan SiKumbang.

SiPetruk ini tugasnya adalah untuk memastikan kualitas bangunan yang dihasilkan oleh para pengembang memang sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan.

PPDPP akan berduet dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dengan konsep kemitraan dari Manajemen Konstruksi (MK) yang akan mengecek langsung setiap pembangunan perumahan di lapangan.

MK bakal berkunjung ke lapangan sesuai dengan pengajuan pemeriksaan dari para pengembang yang prosesnya tetap berkiblat dari siteplan digital yang diajukan kalangan pengembang di aplikasi SiKumbang.

Pengembang juga tidak perlu lagi repot-repot menyiapkan tim pengawas bangunan dan cukup memberikan notifikasi dalam aplikasi tersebut terkait hunian yang sedang didirikannya untuk dipantau dalam jangka waktu tiga bulan.

MK akan memberikan laporan penilaian berdasarkan dari pemeriksaan yang terhubung langsung secara sistem oleh PPDPP, jika dinyatakan layak huni maka otomatis daftar rumah tersebut akan ditampilkan dalam aplikasi SiKasep untuk ditawarkan kepada masyarakat.

“Jadi pemeriksaan ini dilakukan bermitra dengan LPJK sehingga pengembang hanya tinggal memantau saja sebagai pengguna. Tidak diperlukan lagi pelatihan khusus bagi pengembang dan tim dari LPJK hanya akan melakukan pengambilan dokumentasi saja. Hal ini bertujuan untuk memastikan kalau hunian yang dibangun sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *