Perumnas dapat suntikan dari pemerintah, bukan suntikan vaksin ya tapi suntikan dana sampai ratusan miliar bor. Duit segede gaban itu nantinya akan dipake buat branding baru Semesta, perbanyak proyek rumah tapak yang tokcer, hingga memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Perumnas itu adalah perusahaan BUMN yang fokusnya untuk bikin rumah buat rakyat, salah satu fokusnya adalah mengurangi backlog perumahan yang masih di atas 7,6 juta unit. Backlog sebesar ini terbanyak dari kalangan MBR yang butuh rumah buat keluarganya.

Nah, pemerintah ngasih dana penanaman modal negara (PNM) ke Perumnas biar suplai perumahan makin gede, duit yang dikasih juga gede lho sebesar Rp650 miliar.

Menurut Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama Perumnas, PNM ini menjadi amunisi dan darah segar biar pengembangan proyek-proyek Perumnas jadi makin cepat.

“Untuk masa pandemi ini kami masih fokus pada pengembangan proyek rumah tapak (landed house) karena segmen ini yang kebutuhannya sangat besar. PNM maupun keberpihakan pemerintah lainnya bisa memperkuat kami untuk lebih fokus pada pengembangan hunian khususnya bagi kalangan MBR,” kata beliau.

Budi juga tetap optimis soal perkembangan bisnis properti saat wabah Covid-19. Pagebluk ini tidak menghalangi masyarakat untuk mencari produk properti apalagi rumah pertama yang notabene nya adalah kebutuhan primer.

Nantinya, Budi juga menyebut ada sejumlah penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengembangkan proyek-proyek hunian khusus yang mentarget segmen tertentu, tapi hal ini masih jadi perbincangan di internal Perumnas sih.

Perumnas udah masuk usia ke 46 nih guys, kini Perumnas memperkenalkan brand Semesta di setiap pengembangan proyeknya. Dengan ini diharapkan bisa menambah awareness masyarakat soal produk Perumnas khususnya daru keterjangkauan dan kualitas produk hingga bisa meningkatkan nilai jual Perumnas.

“Kami akan terus berkomitmen untuk memerhatikan produk yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. Saat ini dengan brand Semesta, kami tengah mengelola lebih dari 46 proyek landed house yang tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya. Semuanya mengusung nama Semesta termasuk delapan proyek rumah susun kami yang sudah berjalan juga akan dinamai Semesta,” ujar Budi.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *