Berjualan Properti Dengan Cara Telemarketing? Kenapa Tidak

Melakukan promosi via telepon atau yang lebih dikenal dengan telemarketing kini sudah bukan hal yang asing lagi. Saat ini semua produk pun bisa dipromosikan melalui telepon, tidak terkecuali produk properti. Apalagi di jaman yang sudah canggih seperti ini, pastilah tidak sulit untuk menemukan database calon konsumen potensial. Nomor kontak calon konsumen bisa dicari dari media sosial maupun berdasarkan buku kuning.

Namun tidak seperti cara promosi konvensional, promosi dengan cara telemarketing cenderung lebih sering mendapatkan reject atau penolakan dari calon konsumen. Hal tersebut karena kita tidak berhadapan langsung dengan konsumen sehingga terkadang ada konsumen yang enggan menanggapi. Lalu bagaimana agar promosi dengan cara telemarketing dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon dari calon konsumen? Berikut kami berikan urutan komunikasi dalam telemarketing yang efektif.

  1. Saat telepon Anda diangkat, jangan lupa untuk mengucapkan salam dan memperkenalkan diri Anda secara singkat.

  2. Kemudian ciptakan building rapport atau kesamaan dengan calon konsumen. Anda bisa menanyakan ulang nama calon konsumen atau hal pribadi calon konsumen yang bersifat umum dan berhubungan dengan produk.

  3. Mintalah ijin terlebih dahulu kepada calon konsumen untuk menjelaskan properti apa yang Anda tawarkan. Apabila mereka tidak berkenan, tanyakan apakah mereka bersedia untuk dihubungi di lain waktu.

  4. Apabila calon konsumen berkenan untuk mendengarkan penjelasan mengenai properti yang akan Anda tawarkan, maka jelaskan secara singkat serta jelas tentang informasi properti, keuntungan yang akan mereka dapatkan dari properti, juga penawaran khusus bila ada, dan bagaimana cara pembayarannya.

  5. Jika sudah selesai menjelaskan, berikan kesempatan kepada calon konsumen untuk menanyakan hal yang kurang atau belum mereka pahami dan jawablah sebaik mungkin.

  6. Mintalah pendapat atau tanyakan kepada calon konsumen tentang apa yang akan mereka lakukan terkait produk yang ditawarkan. Jika mereka berminat, Anda bisa menawarkan untuk mengunjungi lokasi properti. Namun jika ada penolakan dari konsumen, catat dan segera berikan solusinya.

  7. Jadwalkan serta tanyakan kapan Anda bisa bertemu dengan calon konsumen di lokasi atau kapan Anda bisa mendatangi calon konsumen untuk membawa brosur tentang properti Anda.

Itulah urutan komunikasi dengan cara telemarketing yang efektif agar Anda tidak di-reject oleh calon konsumen. Apapun hasilnya, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka karena sudah berkenan meluangkan waktunya untuk diprospek. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *