Mau Tau Honorarium Arsitek? Baca Di Sini

Arsitek itu profesi yang diakui dan memiliki organisasi yang resmi yakni Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang didirikan di Bandung pada tanggal 17 September 1959 oleh tiga orang arsitek senior yaitu arsitek F.Silaban, arsitek Mohammad Soesilo, dan arsitek Lim Bwan Tjie, serta 18 arsitek muda lulusan pertama Jurusan Arsitektur ITB tahun 1958 dan tahun 1959. 

Tapi tahukan Anda bahwa imbalan jasa arsitek memiliki standar imbalan jasa?  Dilangsir dari situs IAI Jakarta, YukBisnisProperti.org menyampaikan kembali besaran imbalan jasa arsitek versi IAI sebagai berikut :

Sumber IAI Jakarta

Dari tabel di atas, terdapat 5 kategori bangunan yakni Kategori bangunan khusus, kategori bangunan sosial, kategori bangunan 2, kategori bangunan 3.  Berikut keterangannya :

Kategori Bangunan Khusus 

Kategori ini adalah bangunan-bangunan yang dimiliki, digunakan, dan dibiayai oleh Pemerintah sesuai tercantum dalam Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

Kategori Bangunan Sosial

Kategori ini adalah bangunan yang memiliki sifat sosial yang tidak bersifat komersial (nonkomersial) seperti masjid, gereja dan tempat peribadatan lainnya, rumah penampungan yatim piatu, bangunan pelayanan masyarakat dengan luas bangunan maksimum 250 m2.  Bangunan rumah tinggal atau hunian dengan luas maksimum 36 m2 juga tergolong bangunan sosial.

Kategori Bangunan 1

Pada kategori ini adalah bangunan yang memiliki karakter sederhana, kompleksitas, dan tingkat kesulitan yang rendah seperti  asrama, hostel, bengkel, gudang, bangunan-bangunan tidak bertingkat, tempat parkir.

Kategori Bangunan 2

Kategori ini adalah bangunan yang memiliki karakter, kompleksitas, dan tingkat kesulitan rata-rata. Yang termasuk dalam kategori ini antara lain, tipe Hunian: apartemen, kondominium, kompleks perumahan, tipe Industri: gardu pembangkit listrik, gudang pendingin, pabrik, tipe Komersial: bangunan parkir bertingkat, kafetaria, restoran, kantor, perkantoran, rukan, ruko, toko, pusat perbelanjaan, pasar, hanggar, stasiun, terminal, superblok/fungsi campuran.

Tipe Komunitas: auditorium, bioskop, ruang pameran, ruang konferensi, ruang serbaguna, ruang pertemuan, perpustakaan, penjara, kantor pelayanan umum, tipe Pelayanan Medis: klinik spesialis, klinik umum, rumah jompo, dan tipe Pendidikan: sekolah, tempat perawatan, serta ipe Rekreasi: gedung olahraga, gimnasium, kolam renang, stadion, taman umum juga termasuk dalam kategori bangunan 2.

Kategori Bangunan 3

Kategori ini adalah bangunan yang memiliki karakter khusus, kompleksitas, dan tingkat kesulitan tinggi. Antara lain adalah tipe Hunian: rumah tinggal privat, tipe Komersial: bandara, hotel, tipe Komunitas: galeri, ruang konser, museum, monumen, istana, tipe Pelayanan Medis: rumah sakit, sanatorium.

Tipe Pendidikan: laboratorium, kampus, pusat penelitian / riset, Tipe Peribadatan: gereja, klenteng, masjid, dan lain-lain dengan luas lebih dari 250 m2 dan Tipe Lain: kantor kedutaan, kantor lembaga tinggi negara, pemugaran, renovasi, bangunan dengan dekorasi khusus juga termasuk dalam kategori banguna 3. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *