Kunci Sukses Broker Properti: Banyak Listing Banyak Peluang

Broker properti adalah sebutan untuk orang yang menjembatani transaksi antara penjual properti dan pembeli properti. Selama orang masih berjual beli properti, maka jasa broker properti juga akan selalu dibutuhkan. Oleh sebab itu, banyak yang ingin menjadi broker proeperti. Bisa dikatakan, mernjadi broker properti adalah pintu masuk termudah untuk bisnis properti. Meskipun begitu, yang termudah belum tentu gampang untuk dilakukan.

Menjadi broker properti pun bisa dikatakan susah-susah gampang. Yang penting adalah selalu ingat prinsip: semakin banyak usaha, maka akan semakin dekat dengan keberhasilan. Prinsip ini juga menjadi prinsip dasar seorang broker properti. Yaitu semakin banyak listing, makan akan semakin banyak peluang. Ya, selalu mengupdate listing merupakan salah satu tugas pokok seorang broker. Jika listing yang Anda miliki tidak banyak, maka jika Anda kehilangan kesempatan menjual satu rumah, Anda tidak akan mendapatkan kesempatan lainnya. Nah, bagi Anda yang masih bingung dengan listing Anda, berikut kami berikan apa saja yang bisa menjadi listing Anda.

  1. Tanah

Tidak hanya menjual properti berupa bangunan, menjual tanah juga bisa menjadi peluang Anda mendapatkan keuntungan. Tanah sendiri bisa dibagi menjadi 2 kategori:

  • Tanah yang dijual. Sederhananya ada yang menjual tanah, Anda bisa membantu untuk menjualkan.

  • Tanah berproyeksi. Menjual tanah yang sudah Anda hitung proyeksinya, entah menjadi perumahan, tanah kapling, kost-kostan, dan lain sebagainya. Hal ini jarang dilakukan oleh broker properti. Namun menjual tanah berproyeksi lengkap dengan rencana gambar dan lain-lain bisa berpotensi mendatangkan keuntungan.

  1. Rumah

Rumah juga masih bisa dibagi menjadi 3 kategori:

  • Rumah second atau bekas. Caranya, Anda mencari informasi rumah-rumah second yang dijual dan memasukkannya ke dalam listing Anda.

  • Rumah baru/primary market. Anda bisa membantu memasarkan rumah baru milik developer baik dengan skema eksklusif maupun dengan skema lainnya.

  • Rumah berproyeksi. Anda bisa menjual tanah yang sudah Anda renovasi sedikit-sedikit menjadi rumah kost, misalnya. Biaya yang Anda keluarkan tentu tidak akan banyak karena hanya merenovasi, bukan membongkar total.

  1. Properti Produktif

Selain tanah dan rumah, Anda juga bisa memasukkan properti produktif ke dalam listing Anda. Properti produktif bisa jadi adalah hotel, guesthouse, kondotel, ruko, dan lain-lain baik secara eksklusif maupun non eksklusif.

Nah, sekarang sudah siapkah untuk memperbarui dan terus menambah listing Anda? Perbesar peluang closing dengan banyaknya listing. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *