Jenis-Jenis Sertifikat Apartemen yang Perlu Anda Ketahui

Apartemen jika sudah menjadi salah satu hunian favorite bagi masyarakat. Jika dulu apartemen lebih sering digunakan sebagai lahan investasi, saat ini apartemen banyak dijadikan sebagai tempat tinggal terutama bagi yang tinggal di tengah kota. Hal tersebut tidak lain karena ketersediaan lahan untuk membangun landed house semakin berkurang. Nah, bagi Anda yang ingin membeli apartemen, kira-kira apa saja persiapan yang harus Anda lakukan? Sebelum Anda memutuskan untuk membeli apartemen, ada baiknya Anda harus tahu jenis-jenis sertifikat apartemen terlebih dahulu sebagai berikut.

  1. Sertifikat Hak Kepemilikan Rumah Susun (SHKRS) atau HGB Milik

Pada dasarnya sertifikat ini merupakan pecahan dari Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), dimana HGB sendiri statusnya terbagi menjadi beberapa jenis yang salah satunya adalah HGB milik yaitu apartemen yang dibangun di atas lahan milik perorangan atau developer. Sertifikat ini biasanya dibuat sama dengan sertifikat Hak Milik, hanya saja yang membedakan adalah warnanya. Jika SHM dibuat dengan sampul warna hijau, maka SHKRS dibuat dengan sampul warna merah muda. SHKRS memiliki masa berlaku hingga 30 tahun dan dapat diperpanjang kembali selama 20 tahun. Sertifikat ini juga dapat digadaikan ke bank karena memilik kedudukan yang kuat.

Nah, apabila Anda ingin memperpanjang SHKRS, Anda cukup datang ke kantor BPN terdekat dan menyerahkan kelengkapan berkas berupa fotokopi KTP, KK, PBB, serta sertifikat asli. Sertifikat SHKRS nantinya akan diberikan dalam bentuk:

  • Buku tanah dan surat ukur atas hak tanah bersama
  • Gambar denah lantai, pada tingkat rumah susun yang menunjukkan rumah susun yang dimiliki
  • Pertelaan mengenai besarnya bagian hak atas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama bagi yang bersangkutan.
  1. Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung (SKGB)

Apabila apartemen yang Anda beli dibangun di atas tanah milik pemerintah atau tanah wakaf, maka jenis sertifikat yang akan Anda terima adalah SKGB. Sertifikat ini statusnya lebih lemah karena pemilikan tanah dimiliki oleh orang ketiga. Sertifikat SKGB ini nantinya akan diberikan dalam bentuk:

  • Salinan buku bangunan gedung
  • Salinan surat perjanjian atas sewa tanah
  • Gambar denah lantai, pada tingkat rumah susun yang menunjukkan rumah susun yang dimiliki
  • Pertelaan mengenai besarnya bagian hak tas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama bagi yang bersangkutan.

Demikianlah jenis-jenis sertifikat apartemen yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *