Ini Dia Penyebab Listing Properti Kurang Laris

Listing properti atau daftar-daftar properti yang diperjualbelikan oleh broker memang menjadi “makanan” utama para broker properti. Tidak heran jika satu broker properti bisa memiliki puluhan listing properti. Tidak hanya itu, broker juga masih harus terus mengupdate listingnya untuk memperbesar peluang terjadinya closing. Nah, seringkali saat seorang broker memasang listingnya di blog atau portal online, mereka sangat berharap jika akan ada pembaca yang tertarik dengan iklannya. Namun terkadang belum juga ada tanda-tanda bahwa properti dalam listing Anda akan laku padahal informasi yang Anda berikan sudah lengkap. Lalu apa penyebabnya? Berikut beberapa penyebab listing properti kurang laris yang perlu Anda ketahui.

  1. Foto Kurang Jelas

Faktor yang pertama ini kerap memicu iklan Anda tidak menggaet hati konsumen. Oleh karena itu, coba luangkan waktu sejenak untuk mencermati listing Anda. Selanjutnya, posisikan diri Anda sebagai konsumen yang tengah membutuhkan rumah atau apartemen baru. Lalu lihat, seberapa tertarikkah Anda dengan foto yang dilampirkan? Jika foto properti tidak dalam tampilan visual yang baik seperti kualitas rendah, terdapat blur, angle kurang tepat, pencahayaan minim atau gelap, maka tidak mengherankan bila iklan Anda sama sekali tak dilirik konsumen. Selain itu, kuantitas foto juga turut memengaruhi listing Anda. Kebiasaan malas yang sering dilakukan broker adalah hanya menyertakan satu atau dua foto saja. Padahal semakin banyak foto yang ditampilkan, akan menarik minat calon konsumen untuk meng-klik iklan Anda. Jangan lupa untuk melampirkan foto properti baik dari segi eksterior maupun interior.

  1. Spesifikasi Kurang Lengkap

Kebanyakan agen properti malas mengetik spesifikasi lengkap dari properti yang dijualnya. Mereka mengira detail rumah singkat dan foto yang ada sudah cukup memadai. Tanpa diketahui, konsumen yang tengah mengeksplor properti buruannya membutuhkan spesifikasi lengkap dan akurat sebagai perbandingan. Jika dalam listing Anda tidak tercantum, maka sudah tentu konsumen akan beralih mencari iklan yang lain.

  1. Minimnya Informasi yang Diberikan

Jika properti yang Anda iklankan merupakan rumah atau apartemen yang dibangun oleh pengembang, maka sertakan juga informasi tambahan agar listing lebih menonjol. Misalnya fasilitas di sekitar area, sistem pembayaran yang ditetapkan, promo terbaru, keunggulan properti tersebut, tipe unit yang disediakan, hingga akses menuju jalan tol atau pusat perbelanjaan. Sebagai pelengkap, sebutkan material bangunan yang digunakan dan arah hadapnya.

Itulah beberapa penyebab listing properti kurang laris. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *