Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan, Bedanya Apa Sih?

Seperti yang ktia ketahui, ada beberapa jenis hak atas kepemilikan bangunan yaitu Hak Milik, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai. Namun tahukah Anda perbedaan antara Hak Pakai dengan Hak Guna Bangunan? Nah, jika Anda memiliki properti, Anda harus mengetahui perbedaan dari masing-masing sertifikat kepemilikan properti. Bagi Anda yang belum mengetahui perbedaan antara keduanya, berikut perbedaan antara Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan.

Sertifikat Hak Pakai

Hak Pakai merupakan hak untuk menggunakan tanah dari pihak lain dengan tujuan untuk dikembangkan baik untuk dibangun properti ataupun lainnya, yang mana sebelumnya dimiliki oleh negara atau milik orang lain. Pemberian hak pakai tersebut disertai dengan adanya sertifikat hak pakai yang masa berlakunya dapat diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masa berlaku Hak Pakai tidak lebih dari 30 tahun, dan dapat diperpanjang selama 20 tahun serta dapat diperbarui kembali selama 30 tahun sesuai dengan kesepakatan. Hak Pakai dapat diberikan kepada:

  • Warna Negara Indonesia (WNI)
  • Orang asing yang berkedudukan di Indonesia
  • Badan hukum yang didirikan menurut hukum di Indonesia dan berkedudukan di Indonesia
  • Badan hukum asing yang mempunyai perwakilan di Indonesia

 

Sertifikat Hak Guna Bangunan

Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) merupakan hak yang diberikan kepada pemegang sertifikat tersebut untuk membangun properti di atas tanah yang bukan miliknya atau tanah yang dimiliki negara maupun perorangan. Sama seperti Hak Pakai, HGB juga memiliki masa berlaku, dimana masa berlakunya adalah 30 tahun dan dapat diperpanjang paling lama 20 tahun. Tanah yang bisa diberikan dengan HGB adalah Tanah Negara, Tanah Hak Pengelolaan, dan Tanah Hak Milik. Berbeda dengan Sertifikat Hak Pakai, Sertifikat HGB dapat digadaikan untuk pengajuan kredit ke lembaga keuangan. HGB dapat diberikan kepada:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Badan hukum yang didirikan menurut hukum di Indonesia dan berkedudukan di Indonesia

Untuk permohonan perpanjangan HGB harus diajukan selambat-lambatnya 2 tahun sebelum masa berlaku HGB habis.

Kesimpulannya, perbedaan antara Hak Pakai dan HBG adalah pada subjek penerimanya, dimana Hak Pakai dapat diberikan kepada orang asing sedangkan HGB tidak. Kemudian HGB bisa digadaikan sedangkan Hak Pakai tidak. Selain itu, Hak Pakai bisa diperpanjang masa penggunaannya hingga maksimal 80 tahun, sedangkan HGB maksimal hanya 50 tahun.

Bagaimana? Sudah mengerti kan perbedaan antara Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan? Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *