Mengenal Jenis-Jenis Peruntukan Lahan

Tidak semua lahan bisa digunakan untuk pembangunan properti. Ada beberapa penggunaan lahan, yang secara garis besar terbagi menjadi lahan terbangun dan lahan tak terbangun. Lahan Terbangun terdiri dari perumahan, industri, perdagangan, jasa dan perkantoran. Sedangkan lahan tak terbangun terbagi menjadi lahan tak terbangun yang digunakan untuk aktivitas kota (kuburan, rekreasi, transportasi, ruang terbuka) dan lahan tak terbangun non aktivitas kota (pertanian, perkebunan, area perairan, produksi dan penambangan sumber daya alam).

Untuk mengetahui peruntukan lahan di suatu wilayah, maka perlu diketahui komponen komponen penggunaan lahannya. Secara garis besar, peruntukan lahan dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  1. Pemukiman

Lahan yang bisa dijadikan pemukiman adalah yang didominasi lingkungan hunian dengan fungsi utamanya sebagai tempat tinggal serta dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan untuk mendukung kehidupan. Oleh karena itu, lokasi pemukiman sebaiknya berada pada lokasi yang sudah seharusnya difungsikan untuk pemukiman.

  1. Industri

Apabila Anda ingin menggunakan sebuah lahan sebagai tempat industri maka bentangan lahan yang diperuntukkan bagi kegiatan industri harus berdasarkan pada rencana tata ruang wilayah yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Industri penggerak utama untuk setiap WPPI dan industri lainnya harus dibangun di dalam KPI. KPI merupakan lokasi kawasan industri, dan lokasi industri di daerah yang belum/tidak memiliki kawasan industri, atau telah memiliki kawasan industri tetapi kavlingnya sudah habis.

  1. Komersial

Karakteristik lahan yang bisa digunakan menjadi lahan komersil harus dianalisis berdasarkan tingkat pendidikan, mata pencaharian, lama tinggal, dan pengeluaran masyarakat sekitar. Karena beberapa faktor tersebut akan mempengaruhi penyerapan pasar oleh komersil properti yang dibangun disitu.

  1. Jalan

Lahan yang digunakan untuk jalan biasanya adalah yang bisa dibangun bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel. Karakteristik lahan untuk peruntukan jalan haruslah yang padat dan kuat.

Itulah beberapa jenis peruntukan lahan. Semoga bermanfaat.

One Comment on “Mengenal Jenis-Jenis Peruntukan Lahan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *