Kata Kunci yang Harus Anda Hindari Saat Mengiklankan Rumah

Biasanya saat mengiklankan rumah di markertplace atau blog, iklan harus memiliki judul yang membuat pembaca ingin tahu lebih lanjut mengenai rumah yang dijual tersebut. Namun selain itu, ada juga yang tidak kalah penting yang harus ada di dalam iklan rumah, yaitu kata kunci. Ada baiknya Anda menyertakan kata kunci paling tidak satu yang sering dicari oleh calon pembeli agar iklan Anda mudah ditemukan.

Berbicara tentang kata kunci, ternyata ada beberapa kata kunci dalam iklan yang sudah tidak ampuh lagi untuk digunakan dalam mengiklankan rumah. Jika Anda menggunakan kata kunci berikut maka iklan Anda bisa jadi kurang menarik dan hanya sekedar dibaca oleh pembaca. Anda tidak ingin seperti ini bukan? Maka dari itu, cari tahu kata kunci apa saja yang sebaiknya tidak perlu Anda gunakan dalam judul iklan rumah.

  1. Murah

Kata murah dianggap tidak begitu menarik lagi bagi para calon pembeli properti. Karena semua orang tahu bahwa rumah merupakan barang dengan harga yang tergolong mahal. Jadi apabila Anda menggunakan kata kunci tersebut, bisa jadi calon pembeli malah tidak percaya dan hanya menganggap itu sebagai iming-iming pemanis saja. Akan lebih baik jika langsung menyebutkan harganya saja. Atau jika memang harganya murah, katakanlah jika harga rumah di bawah pasaran.

  1. Sangat Indah

Pencantuman gambar pada iklan rumah juga sangat penting agar calon pembeli bisa melihat kondisi rumah. Namun gambar rumah tersebut juga harus sesuai dengan kondisi yang sebenarnya agar calon pembeli tidak kecewa. Anda tidak perlu melebih-lebihkan dengan menambahkan kata sangat, karena keindahan sifatnya relatif dan tergantung pada subjektivitas masing-masing orang.

  1. Strategis

Kata strategis sudah sangat digunakan orang pada iklan properti untuk menarik minat pembeli. Karena lokasi properti yang mempunyai nilai tinggi memanglah terletak di lokasi yang strategis. Namun kata ini dianggap terlalu klise dan tidak spesifik sehingga rentan diabaikan orang. Jika ingin memberi keterangan soal lokasi, akan lebih baik jika misalnya Anda menuliskan “100 meter dari jalan raya”, “300 meter dari pintu tol”, atau lainnya yang lebih rinci.

Itulah beberapa kata kunci yang sebaiknya Anda hindari saat mengiklankan rumah di internet. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *