Mengenal Konsep Pemasaran Properti Syariah

Saat ini, sudah marak properti yang berkonsep syariah. Strategi pemasaran properti syariah berbeda dengan pemasaran properti pada umumnya. Konsep pemasaran properti syariah mempunyai 3 dasar yaitu syar’i, profit, dan sholeh. Bagi Anda yang ingin menjadi marketing properti syariah tentunya harus memahami konsep dasar pemasaran properti syariah tersebut.

Marketing properti syariah pada umumnya mendapatkan potensi penghasilan tambahan sekitar 60% dari developer untuk penjualan satu unit rumah. Besarnya komisi yang diterima oleh marketing properti syariah juga bervariasi, tergantung dari cara pembayaran konsumen apakah tunai, DP tunai, atau melalui cicilan uang muka.

Pada properti syariah, fokus utamanya adalah akad untuk menghilangkan unsur riba di dalamnya. Selain itu, yang menjadi ketertarikan tersendiri para konsumen adalah adanya ketentuan tanpa denda dan tanpa sita. Jadi saat konsumen tidak sanggup melakukan pelunasan maka properti tidak akan langsung disita, itulah kelebihan properti syariah yang tidak seperti pada umumnya.

Salah satu strategi pemasaran properti syariah adalah secara in charge. Strategi in charge sendiri meliputi beberapa macam, antara lain:

  • In-Charge melalui Media Massa

Strategi ini dilakukan dengan melakukan promosi melalui iklan di media massa seperti koran, majalah/tabloid, radio, atau TV.

  • In-Charge Produk

Strategi seperti ini lebih mengedepankan sisi kualitas dan legalitas produk sebagai nilai jual, seperti mempromosikan kualitas bahan bangunan dan faktor lingkungannya serta kelengkapan dokumen-dokumennya.

  • Mengadakan Open House

Strategi ini dilakukan dengan membuat konsumen mengunjungi lokasi properti secara langsung agar konsumen tertarik untuk membeli properti tersebut. Dengan strategi ini maka akan menumbuhkan minat dan kepercayaan konsumen.

  • Menggunakan Media Online

Di jaman yang serba canggih teknologi ini, penggunaan media online sebagai media pemasaran sudah bukan hal yang asing lagi. Strategi seperti ini umumnya dilakukan dengan memasang iklan baris atau banner di situs online, misalnya blog, web, forum online, atau media sosial.

  • In-Charge Services

Strategi ini dilakukan bertujuan untuk mendahulukan kepentingan konsumen dengan cara bersedia melakukan transaksi kapan saja dengan harapan developer akan lebih mudah menjaring konsumen.

  • Membuat Event

Strategi ini merupakan strategi yang tepat, karena melalui event akan lebih bisa memperkenalkan, mensosialisasikan, sekaligus mempromosikan produk properti yang dijual.

  • Testimoni

Strategi ini dilakukan dengan menampilkan respon positif dari konsumen sehingga bisa menstimulasi calon konsumen agar tertarik membeli produk properti yang dijual.

  • Member Get Member

Strategi ini menggunakan sistem referral dimana konsumen yang sudah membeli properti mempromosikan kepada calon konsumen. Marketing bisa memberikan bonus kepada konsumen yang bersedia memasarkan produknya misalnya dengan memberikan hadiah.

Demikian informasi yang bisa kami berikan. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *