Tak Ingin Bisnis Properti Kandas? Kuasai 8 Teknik Ini

Sebuah bisnis tersusun dari beberapa faktor pembentuknya yang saling melengkapi agar bisnis yang dijalankan berjalan secara normal, dan faktor tersebut merupakan satu kesatuan yang saling terikat dan bekerja bersama-sama, begitu juga dengan bisnis properti, jika ingin bisnis properti kita berjalan dengan baik serta pencapaian goals dari perusahaan tercapai maka ada beberapa dasar yang harus berjalan dalam binis tersebut, berikut diantaranya :

1. Legal & Hukum

Sebagai Perusahaan Developer Properti, mutlak bagi kita untuk mengetahui dan sepenuhnya memahami segala aspek legal dan hukum yang bersinggungan, baik itu legal dan hukum untuk perusahaan kita sendiri maupun untuk project yang kita jalankan.

2. Marketing

Marketing memanglah penentu utama dari sebuah bisnis properti, berjalan atau tidaknya bisnis pertama kali dilihat dari sisi marketing apakah berjalan lancar ataukah tidak bahkan kita bisa menyebut sebuah bisnis adalah sebuah proses marketing.

3. Negosiasi

Sudah tidak dapat kita pungkiri bahwasanya sebagai seorang Developer Properti kita harus memiliki kemampuan negosiasi yang mumpuni, skill ini tidak hanya kita gunakan saat proses akuisisi lahan namun juga sering kita gunakan dalam proses-proses penting lainya seperti marketing, proses perencanaan, penentuan sistim kerjasama dengan investor dan masih banyak lagi hal-hal yang membutuhkan kemampuan negosiasi.

4. Perencanaan

Apa jadinya bila seorang Developer Properti tidak memiliki kemampuan dan team perencanaan yang baik? pasti project tidak akan tercipta dan apa masih bisa disebut Developer kalau tidak ada perencanaan? hehe

5. Konstruksi

Konstruksi merupakan pilar penting yang wajib ada dalam bisnis ini, tanpa adanya kempuan konstruksi maka kita tidak akan mampu menganalisa bisnis properti yang akan atau sedang kita jalankan, kita tidak menguasai dan mengenal bisnis kita sendiri, apa jadinya ? maka ini menu wajib yang harus dikonsumsi… 😀

6. Financial Cashflow

Banyak sekali perusahaan properti yang berhasil merencanakan dan menciptakan produk yang diterima pasar dengan baik, melakukan proses penjualan secara tepat waktu bahkan lebih cepat dari target yang dijadwalkan, akan tetapi perusahaan tersebut tidak mampu mengatur arus kas hingga akhirnya terlalu banyak neraca keuangan yang tidak seimbang, ujung-ujungnya perusahaan tidak mampu menutupi kewajiban kepada investor, pihak bank maupun pelunasan tanah, apa jadinya?

7. Operasional

Bisnis Developer Properti merupakan usaha yang masa pencapaian akhir transaksinya cukup panjang, dari proses pencarian bahan baku, perencanaan, produksi, pemasaran hingga serah terima memerlukan waktu yang tidak sedikit, maka kita harus menguasai manajemen operasional secara tuntas, menentukan skala prioritas pekerjaan hingga termasuk kembali pada pengaturan arus kas yang baik.

8. Team Kerja

Team Kerja merupakan roda penggerak utama dari semua bisnis, termasuk bisnis properti team kerja harus ada, selain tersedianya team kerja yang cukup mereka juga dituntut untuk memiliki skill yang mumpuni untus semua penciptaan dan pengembangan produk.

hal-hal tersebut di atas merupakan sebagian dari garis-garis besar skill yang harus kita miliki sebagai seorang developer properti.

Tetap jaga semangat, optimis dan niat baik kita… semoga bermanfaat 🙂

Saputra Wijaya | www.SaputraWijaya.com

 

Yuk gabung facebook pages kami,

klik -> Yuk Bisnis Properti | Saputra Wijaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *