5 Jurus “PASTI” Yang Akan Membawa Anda Menjadi Agen Real Estate

Salah satu kunci sukses dari seorang agen real estate professional adalah mendapatkan LISTING. Berapa banyak jumlah listing, bagaimana kualitas listing dan bagaimana seorang agen mampu  memahami betul obyek listing nya akan menentukan potensi jual suatu obyek. Semakin banyak LISTING tentu akan menambah potensi penghasilan seorang agen Real Estate.

Jumlah LISTING bagi seorang agen real estate  sama halnya dengan berapa banyak lahan yang di miliki oleh seorang petani.. Tentunya semakin banyak obyek yang dijual, semakin besar pula potensi seorang agen real estate dalam mendapatkan penghasilan

Dibawah ini adalah  5 JURUS “PASTI” dalam melakukan LISTING yang diformulakan oleh Ahmad Prastiono, salah satu pendiri dari NRP PROPERTY, yang membeberkan rahasia  untuk mendapatkan LISTING yang memiliki potensi jual tinggi, adapun 5 Jurus PASTI tersebut :

  1. PASTI DIJUAL (Serius untuk menjual properti)

Pastikan bahwa properti tersebut memang serius untuk DIJUAL, karena banyak sekali pemilik (vendor) hanya ingin mengetahui pasaran harga property miliknya berapa. Sebagai agen real estate profesional kita harus memastikan hal ini, jangan sampai ketika kita membawa calon buyer untuk melihat lokasi, ternyata obyek tidak dijual atau harga selalu dinaikkan ketika ada penawaran

  1. PASTI SIAPA PEMILIKNYA (Bukan sekedar info dari broker makelar tradisional/broker dadakan/orang lain)

Pastikan siapa pemiliknya, apabila nama di sertifikat tidak sama dengan yang bersangkutan, pastikan hubungan dengan nama di sertifikat. Apakah memang mendapat kuasa untuk menjual? Dan pastikan orang tersebut apakah juga sebagai decision maker untuk menentukan harga jual.

Berhubungan langsung dengan pemilik (vendor) yang sebenarnya sangatlah penting, karena sebagai agen real estate profesional harus bisa memberikan rasa aman dan kepercayaan terhadap calon buyer

  1. PASTI MAU DIBANTU (Tanda tangan PJP/Setuju Fee sesuai PJP)

Pastikan orang yang bersangkutan memang setuju untuk kita bantu, dan menyetujui biaya jasa pemasaran (rate fee) sesuai dengan yang tertera pada Perjanjian Jasa Pemasaran. Hal ini untuk memastikan bahwa vendor telah bersedia bekerja sama dengan rate fee yang disepakati, guna menghindarkan konflik antara agen dan vendor di kemudian hari.

  1. PASTI MAU DIFOTO (atau bersedia dikunjungi calon Pembeli)

Pastikan obyek yang dijual bisa di foto bagian luar dan dalam, serta bersedia untuk dipublikasikan pada iklan, dan pastikan obyek bisa dikunjungi/disurvey oleh Calon PEMBELI (BUYER). Misalkan sedang di kontrak/disewa, sudah mendapatkan ijin untuk disurvey bila ada calon pembeli. Properti yang mudah untuk dipasarkan adalah properti yang memiliki kemudahan akses untuk disurvey dan dikunjungi.

  1. PASTI BERKAS/DOKUMEN LENGKAP (Sertifikat, IMB, SPPT/PBB)

Pastikan dokumennya sudah lengkap. Mulai dari sertifikat, IMB, dan SPPT/PBB. Apabila belum sertifikat, apakah dokumen pendukungnya sudah ada. Misalkan Akte Jual Beli, Surat Pethok, Akte Hibah, Akte Waris atau yang lainnya.

Jika anda sebagai pemilik perusahaan broker property, bekalilah agen-agen real estate  anda dengan 5 JURUS PASTI ini, hal ini akan membantu stok-stok yang didapatkan oleh mereka adalah stok stok yang  mudah terjual (Saleable).

SUKSES YES !!!

| Nuri Hendra | NRP PROPERTY |

One Comment on “5 Jurus “PASTI” Yang Akan Membawa Anda Menjadi Agen Real Estate”

  1. Mantabs… Jurus Jitu sebelum listing kita jual. Karena kalau tidak seperti itu endingnya bisa kerja gotong royong alias tidak dapat fee. bahkan dengan adanya perjanjian fee saja sama vendornya masih bisa di ingkari oleh si vendor, itulah seninya jadi broker,. jangan pernah BERHENTI, Maju TERUSS!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *