Teknologi Bambu Laminasi

Tidak hanya diawetkan, bambu dapat diolah menjadi kusen, jendela, pintu dan furniture. Untuk dapat diolah menjadi barang-barang tersebut, bambu perlu diolah dengan teknik laminasi atau lebih dikenal dengan bambu laminasi.

Tokoh bambu laminasi di Indonesia adalah Prof. Dr. Ir. Morisco.  Penelitian tentang bambu dimulainya pada tahun 1993 dan berlanjut sampai sekarang. Dalam penelitian yang dijalankan, telah berhasil dikembangkan Cara Penyambungan Bambu dengan Pengisi (1993) yang telah dipresentasikan dalam  forum Seminar Bambu Internasional (1995), Alat Pengawetan bambu dengan Tekanan (1998) yang memperoleh sertifikat paten pada tahun 2004, Pelat Dinding Beton Pencetak dengan Tulangan Bambu (paten 2005), Bambu Laminasi (2004) dalam bentuk papan yang dapat diaplikasikan untuk dinding, penutup lantai, daun pintu, serta mebel. pengembangan Bambu Laminasi dalam bentuk balok dapat diaplikasikan untuk kusen, batang-batang struktural yang mampu memikul momen, gaya aksial dan lateral. Silahkan buka web beliau di MoriscoBamboo.com.

Bambu dengan bentuk aslinya yang berongga, tidak prismatis, serta tampangnya yang tidak berupa lingkaran sempurna cukup sulit untuk dirangkaikan. Namun demikian, teknik perekatan memungkinkan penggabungan antara beberapa elemen dengan tampang empat persegi panjang menjadi satu kesatuan.

Dalam hal ini terlebih dahulu bambu dipotong-potong menjadi berbentuk batang prismatis dengan tampang empat persegi panjang. Setelah itu elemen-elemen ini diolesi dengan perekat dan dikempa menjadi papan atau balok. Mengingat gabungan elemen-elemen itu terbentuk dari beberapa lapis, papan dan balok yang dihasilkan disebut dengan papan/balok lapis atau papan/balok laminasi.

Papan laminasi yang memiliki serat sangat indah ini sangat baik sebagai bahan baku untuk pembuatan dinding, penutup lantai, daun pintu serta mebel. Sedang balok dapat dipakai sebagai komponen konstruksi bangunan, kusen, dll.

Anda tertarik beralih ke bambu?

Ditulis oleh Ben Hashem | spedarodadua.com | Sumber MoriscoBamboo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *