#KonsultasiProperti Lahan 1-2 Ha di Kawasan Wisata, Bagusnya Buat Apa?

Kali ini konsultasi properti diambil dari pertanyaan member GWA YukBisnisProperti Area Jakarta 2 bernama Ibu Ratualgani. Pertanyaannya sebagai berikut : Pagi.
Mau sharing ajah, Kalau kita memiliki lahan seluas 1-2 HA di kawasan wisata, Sudah terdapat padat penduduk, Daerah tersebut lintasan jalan 2 kota, Cocoknya lahan tersebut di sewakan untuk apa saja yach? Dan menentukan harga sewanya bagaimana? Terima kasih . Ohh iyah jalan juga sudah aspal. (more…)

#KonsultasiProperti Punya Tanah 237 m2, Yang Optimal Buat Apa?

Konsultasi Properti kali ini untuk menjawab pertanyaan dari Saudara Gagah Hendra Nugraha yang masuk melalui web YukBisnisProperti.org. Berikut pertanyaan beliau :

Kami mempunyai sebidang tanah seluas 237 m2 dengan bangunan asal seluas 45 m2 di daerah Jatibening permai. Lokasi cukup stategis, untuk kami ingin mendayagunakan lahan tersebut daripada hanya sebagai kontrakan. Mohon advis ataupun saran saran apa yang harus kami lakukan jika ingin memberdayakan fungsinya. Terimakasih. (more…)

Antisipasi Bisnis Properti Tumbang Karena Hutang. Kenali Penyebabnya

Ya, namanya juga bisnis pasti ada kendala dan resikonya. Tidak terkecuali bisnis properti. Apalagi bisnis properti modalnya besar. Solusi bagi yang tidak punya modal besar yaitu berhutang. Benar, tidak seperti bisnis lain, bisnis properti memiliki keunggulan yaitu pembeliannya bisa dengan cara dihutang. Misalnya jika Anda membeli rumah dengan skema KPR. Pelunasannya dibiayai oleh bank dan Anda tinggal mencicil tiap bulannya. Itu namanya hutang kan? Tidak hutang ke bank, dalam bisnis properti dalam pembelian material bahan bangunan atau kontrak kerja pun biasanya juga bisa hutang. Nah, tidak selalu menjadi solusi, hutang dalam bisnis properti juga bisa mengakibatkan bisnis Anda tumbang. Tidak mau kan? Mari kenali penyebabnya. (more…)

Begini Strategi Transaksi Flip Dalam Bisnis Properti

Dalam bisnis properti dikenal istilah flip, yaitu kegiatan membalikkan posisi pembeli menjadi penjual dalam jangka waktu yang tidak lama. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut flipper. Prinsip dari kegiatan flip adalah buy low sell high, artinya membeli properti dengan harga murah lalu menjualnya dengan harga tinggi. Transaksi dalam flip biasanya memiliki runtutan seperti ini: membeli-renovasi-menjual. Keuntungan yang didapatkan adalah berupa margin atau selisih harga beli dan harga jual. Lalu, bagaimana caranya Anda bisa menjadi seorang flipper? (more…)

Beberapa Aspek Dasar yang Harus Berjalan Agar Bisnis Properti Tidak Kandas

Sebuah bisnis properti haruslah tersusun dari beberapa faktor pembentuk yang saling terikat dan bekerja bersama-sama sehingga menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi agar bisnis dapat dijalankan secara baik. Faktor-faktor pembentuk tersebut sangatlah penting apabila Anda ingin bisnis properti yang Anda jalani bisa mencapai goals atau tujuan pencapaian. Namun tidak jarang juga bisnis properti mengalami kegagalan atau kandas tidak tengah jalan akibat beberapa aspek dasarnya tidak berjalan dengan baik. Apa saja aspek-aspek dasar tersebut? Perlu Anda ketahui beberapa aspek dasar dalam bisnis properti yang harus berjalan agar bisnis properti Anda tidak kandas. (more…)

Ada 4 Kuadran di Dalam Bisnis Properti. Ingin Berpijak Dimanakah Anda?

Dalam bisnis properti, tidak hanya ada satu pemain saja. Namun melibatkan banyak pelaku. Nah, dalam bisnis properti dikenal adanya kuadran bisnis properti. Kuadran, menggambarkan kelompok-kelompok pemain dalam bisnis properti, yang juga merupakan gambaran sederhana dari tingkatan bermain dalam bisnis properti. Bagi yang ingin memulai bisnis properti, kuadran ini bisa menjadi acuan Anda untuk berpijak. Ada 4 kuadran dalam bisnis properti yaitu sebagai berikut. (more…)