Kekuatan Fokus

Peter drucker pernah bilang lambat laun dunia bisnis akan memasuki era informasi setelah melalui zaman agraris dan industri maka kita akan bersiap menghadapi era derasnya arus informasi. Terbukti zaman industri mulai pelan-pelan terlewati (kecuali industri manufacturing) ditandai dengan mulai ditinggalkannya perkembangan kelompok manual worker dan diganti dengan perkembangan secara masif pertumbuhan kelompok knowledge worker di kota-kota besar. (more…)

Kebebasan Finansial

Joe Hartato dalam bukunya Key Of Financial Freedom mengatakan bahwa kebebasan finansial dapat dilakukan melalui 3 cara; via Investasi yang tepat ; via bisnis yang bagus ; dan Royalty dari kepemilikan intelektual. Semua orang punya sumber daya yang unik untuk mencapainya tergantung passion masing-masing. (more…)

Menggambar Sasaran..

Sistem saja tidaklah cukup. Anda membutuhkan manusia-manusia yang juga mampu mengoperasikan sistem yang baik tersebut untuk menjadi lebih baik lagi. Selesai?. Jawabannya Belum.

Anda sebagai owner yang start up perlu bahkan untuk ikut berperan aktif terlibat penuh dalam proses teknis sampai pada tahapan pengambilan keputusan. Anda perlu mendisiplinkan diri agar tidak kemudian menjadi salah paham bagaimana mengelolah bisnis yang sedang start up. (more…)

ShutterStock

Teknik Closing “Beli Sekarang!”

Closing adalah tahap penting dalam penjualan. Biasanya menjadi andalan bagi para penjual untuk mendapatkan transaksi dari orang yang menjadi prospeknya. Closing dilakukan setelah penjual mempresentasikan produknya dan si penjual merasa yakin para calon pembeli telah siap untuk membeli. Closing bisa juga diartikan sebagai aksi dari si penjual untuk meraih persetujuan beli dari konsumen. (more…)

Penjual Properti yang Baik Tidak Hanya Menjual, Tetapi Memberi Nilai dan Benefit

Kesalahkaprahan tak jarang terjadi dalam dunia penjualan properti. Entah karena merasa pintar (atau sok pintar), para penjual properti kerap tampil dengan pertanyaan-pertanyaan yang rumit atau dengan istilah-istilah yang mungkin tidak terasa akrab ditelinga calon pembeli. “bagaimana mungkin kami membeli barang yang tidak kami pahami!” begitu mungkin para calon pembeli membatin. (more…)

Jangan Hanya Pegang Palu..

Pukul 10 pagi, Jumat di stasiun TV swasta nasional, sebuah acara secara Live mengundang seorang praktisi spritual perempuan berpakaian hitam-hitam. Didekatnya hadir juga bintang tamu Girl Band Remaja D’mojang. Dipandu oleh Komedian Wendy Cagur. Singkat kata acara kali ini adalah membaca kepribadian dari aura tubuh personel D’mojang. (more…)

Inisiatif vs Sistem

Anda ingin anak buah anda punya inisiatif dalam bekerja?. Anda ingin mereka bisa bekerja tanpa disuruh?. Respon anda terhadap situasi ini dengan segera mengadopsi sebuah sistem kerja dalam rangka penguatan organisasi. Anda keliru besar. Namun anda tidak sendiri. Ini kekeliruan jamak terjadi di kalangan pebisnis. (more…)

Inilah 4 Perubahan Era Dunia Yang Wajib Kita Ketahui

1. ERA AGRARIS

Orang yang berkuasa pada masa ini adalah mereka yang memiliki lahan pertanian yang luas dan peternakan yang besar, tidak jarang pada masa ini banyak orang yang berebut lahan.

Pada masa ini, seseorang dari kelas bawah amatlah sulit untuk menjadi kelas menengah bahkan atas.

2. ERA INDUSTRI

Ditandai setelah inggris menemukan mesin uap, pada masa ini orang yang sukses adalah mereka yang berpendidikan tinggi.

Pada masa ini, seseorang dengan kelas sosial ekonomi bawah dapat menjadi orang kaya akan tetapi dalam waktu yang cukup lama. Biasanya kekayaan tercapai akan tetapi mereka sudah beranjak tua.

3. ERA INFORMASI

Runtuhnya Tembok Berlin pada 1989 menandai dimana era ini dimulai, dimana pada era ini orang yang mampu update informasi lebih cepat, dia yang akan menang. Pada masa ini untuk menjadi orang kaya sangatlah cepat, banyak informasi yang dapat dengan mudah kita akses, dengan begitu kita akan dengan mudah memanfaatkanya untuk mencapai kekayaan finansial. Akan tetapi pada masa ini persaingan juga amatlah ketat karena tingkat likuiditas informasi yang tinggi.

4. ERA KONSEPTUAL

Di era ini, orang-orang yang punya konsep yang akan menang. Sebagai contoh mudah ketika Anda menikmati secangkir kopi hitam di pedangang kaki lima biasanya hanya dipatok pada harga 3000 – 5000 rupiah saja, akan tetapi jika Anda menikmatinya di sebuah kafe, rata-rata mereka akan mematok harga kisaran 40.000 rupiah per cangkir.

Apa bedanya? Bedanya karena pedagang kaki lima menjual kopi dan kafe menjual konsep, menjual gengsi, gaya hidup dan mungkin suasana.

Sudahkan Anda peka akan perubahan era? Kita tidak bisa memaksa era agar berubah untuk kita, tapi kita bisa merubah diri untuk mengikuti era, dan pastikam kita menjadi pemenang.

(more…)