Teknik Closing Membandingkan dengan Pesaing

Pembeli bisa saja ragu antara memilih properti yang kita tawarkan atau membeli properti pesaing yang harganya lebih murah. Orang memang sering berfokus pada harga dan melupakan kerugian biaya dalam jangka panjang. Teknik closing ini bekerja dengan membandingkan biaya dari waktu ke waktu bukan pembayaran saat ini. Teknik ini penting untuk diterapkan saat pembeli membandingkan properti kita dengan properti pesaing yang berharga lebih murah. (more…)

Surakoh Bin Sirokah – Catatan Harian Seorang Broker Properti

Menjadi Broker properti di lapangan menemui banyak peristiwa dengan berbagai macam karakter manusia yang sayang terlewatkan tanpa mengambil pelajaran berharga

Salah satu cerita unik yang bisa diambil pelajaran ketika terjadi transaksi jual beli rumah kos setahun yang lalu dibantu jasa perantara (Broker) seharga 1,8M. Mari kita liat cerita anak manusia yg “sangat antik” (more…)

Langkah Mudah Mendapatkan Investor

Memulai sebuah bisnis bukanlah merupakan hal yang bisa dianggap mudah, pasalnya banyak proses-proses yang wajib dilalui, seringkali ketika akan memulai bisnis mungkin itu bisnis properti, developer properti, jual-beli online, bisnis kuliner atau bisnis apapun itu sedikit terhambat perjalananya karena perkara modal, bahkan ada bisnis yang tidak juga jalan karena tidak memiliki modal, nah maka dari itu banyak disiasti dengan Investasi untuk menyelesaikan masalah permodalan ini. Lalu apa saja tips yang dapat kita pakai untuk meminang gati investor?, simak sedikit cara berikut : (more…)

Menaikkan level bisnis

Jika anda telah mencapai puncak omset dagang fantastis disertai dengan visi awal mengembangkan proyek (Star Up) maka pekerjaan pertama anda telah selesai. Meminjam istilah kawan saya Harry Afandy (CEO Mitra Sejahtera Group), tahap survival anda telah selesai maka anda akan memasuki tahapan kedua dalam mengembangkan bisnis anda yaitu tahap standarisasi bisnis. (more…)

Mensikapi Bad Employee

Bagaimana mensikapi bad employee di kantor anda? Tipikal karyawan yang negatif, suka menghasut memfitnah dsb. Menurut apa yang sering saya lihat, hampir semua perusahaan tidak kecil dan tidak besar memiliki karyawan bertipikalbad employee. Tentu ada juga karyawan tipikal good employee, bekerja dengan sepenuh hati, profesional karena panggilan hati, ga neko-neko. (more…)