Ada kabar baik guys buat temen-temen yang bergerak di bidang perhotelan, kafe, dan restoran.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian menyebutkan, pemerintah juga bakal memberikan insentif buat sektor perhotelan, kafe dan restoran setelah sebelumnya pemerintah memberikan insentif untuk sektor properti dan otomotif.

Menurut blio, insentif buat sektor perhotelan, kafe dan restoran ini sudah dirembug bareng-bareng dengan pihak Kementerian Pariwisata.

“Kalau insentif terkait dengan hotel, restoran dan kafe ini kami sedang mendalami kembali kemarin kami bicarakan dengan menteri pariwisata,” ungkap Airlangga melalui konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin (01/02/2021).

Airlangga menerangkan, pihaknya sedang menyusun formulasi kebijakan insentif yang akan dialirkan kepada sektor hotel, kafe dan restoran ini.

“Kami sedang formulasikan dan tentu kami akan bahas dengan ibu menteri keuangan. Hanya,  saat sekarang belum bisa kami publish,” kata blio.

Fyi, sebelumnya pemerintah mengumumkan akan mengalirkan insentif fiskal untuk sektor properti dan otomotif. Insentif tersebut berupa pembebasan biaya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun .

PPN untuk properti dengan harga maksimal Rp 2 miliar akan dibebaskan sebesar 100 persen alias no-PPN, sedangkan untuk rentang harga Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar PPN akan didiskon sebesar 50 persen, wow.

Sedangkan budget yang dialokasi melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk insentif di sektor properti ini adalah sebesar Rp 5 triliun.

Sedangkan untuk sektor otomotif pemerintah memberi insentif berupa pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) atas pembelian kendaraan bermotor.

Budget yang dialokasikan melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk insentif di sektor properti ini adalah sebesar Rp 2,99 triliun.

Dengan alokasi budget tersebut berarti pemerintah menanggung biaya pajak atas setiap pembelian properti berupa rumah tapak dan rumah susun dan juga pembelian barang mewah.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *