Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk segera mengajukan usulan program perumahan di daerah masing-masing, biar apa ? Supaya mengoptimalkan program perumahan memasuki tahun anggaran baru 2021. Wah dah mau taun baru aja nih.

Biar lebih gampang lagi, Kementerian PUPR mendevelop sebuah apps yaitu sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru), Sibaru ini bukan merk mobil lho ya. Diharapkan dengan adanya aplikasi Sibaru ini dapat mengintegrasikan program sejuta rumah sekaligus mempermudah pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi perihal program perumahan, memotong waktu pengajuan proposal, serta mendorong pengawasan program yang lebih baik.

Menurut Khalawi Abdul Hamid, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Sibaru adalah sebuah langkah upaya pemerintah guna mendorong pembangunan rumah dan menjadi bagian dari era baru pengusulan bantuan perumahan di Indonesia khususnya untuk daerah-daerah yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

“Sibaru ini selanjutnya diharapkan bisa terus mendorong dan mempercepat program pembangunan sejuta rumah per tahun. Kami juga akan terus melakukan berbagai inovasi dan mengajak pemerintah daerah untuk lebih bersemangat melaksanakan program satu juta rumah di seluruh Indonesia,” kata dia.

Ditjen Perumahan akan mengintegrasikan seluruh sistem perumahan yang ada saat ini dengan aplikasi Sibaru ini. Sejumlah sistem perumahan yang diintegrasikan ke dalam si Sibaru ini antara lain adalah sistem informasi rumah khusus (Sirusus), sistem informasi rumah susun (Sirusun), sistem informasi rumah umum dan komersial (Siruk), dan e-RTLH.

Dengan kecanggihan teknologi dan berbagai kelebihan-kelebihannya masyarakat dapat mengakses dan memohon bantuan perumahan melalui pemerintah daerah lewat Sibaru. Nantinya, pemerintah daerah juga tidak usah lagi mengirim proposal tapi melalui aplikasi ini bisa langsung mengusulkan proposalnya.

Alur prosesnya nanti begini, setelah usulan bantuan dari pemda masuk ke Sibaru, akan diverifikasi tingkat prioritasnya oleh Ditjen Perumahan. Di mana wilayah yang paling membutuhkan bantuan akan diprioritaskan.

Sebagai informasi, aplikasi ini bukan aplikasi abal-abal lho gess, buktinya Aplikasi Sibaru ini telah mendapatkan penghargaan sebagai Pemenang I Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di tingkat Kementerian PUPR. Ke depannya, Kementerian PUPR akan memanfaatkan aplikasi Sibaru untuk memantau kondisi perumahan maupun pembangunan perumahan baik secara fisik dan kualitasnya. Aplikasi ini juga akan digunakan untuk mengawasi pergerakan pembangunan perumahan di daerah.

Sibaru ini juga nantinya bakalan menjadi aplikasi buat menyediakan sistem informasi tata kelola bantuan perumahan yang terpadu serta mendukung proses bisnis pengelolaan bantuan perumahan di lingkungan Ditjen Perumahan. Dengan aplikasi ini mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan, sebaran lokasi, hingga akhirnya bantuan perumahan sampai diterima oleh masyarakat bakalan bisa dikontrol.

“Aplikasi Sibaru ini merupakan perwujudan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik terpadu di Ditjen Perumahan yang bisa diakses secara online dan real time kapanpun dan di manapun. Dengan aplikasi ini kemudahan, kecepatan, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan serta terdokumentasi dengan baik secara digital,” ujar Khalawi.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *