Di jaman yang serba swipe-up ini aplikasi teknologi seakan-akan sudah mendarah-daging di kehidupan kita-kita para manusia yang bercokol di negeri +62 ini. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertugas menyalurkan dana KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kepada bank penyalur pun juga ga mau ketinggalan soal ini.

PPDPP memanfaatkan aplikasi teknologi untuk mempermudah semua stakeholder yang terkait program perumahan rakyat. Aplikasi teknologi yang dibuat oleh PPDPP akan mempermudah seluruh proses penyaluran FLPP baik untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), temen-temen pengembang, perbankan, maupun stakeholder lainnya.

Mulai dari aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang sudah launching tahun kemarin, aplikasi ini akan memudahkan MBR mendaftar sampai pilih sendiri unit rumahnya.

Kemudian ada lagi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), ini aplikasi khusus buat temen-temen developer/pengembang buat menampilkan listing produk perumahan beserta tanda-tandanya seperti rumahnya sudah sold atau belum. Intinya buat jualan gitu.

Aplikasi ini sangat membantu sekali bahkan ketika lagi musim pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setengah tahun ini. Terbukti dari data pendaftaran yang masuk terus meningkat di dalam aplikasi ini

Tetapi dibalik semua kemudahan-kemudahan ini, ada bahaya yang mengintai. Karena aplikasi ini juga membutuhkan tingkat keamanan yang tinggi maka PPDPP menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk terus menguatkan keamanan cyber dan data center PPDPP. Hal ini perlu dilakukan supaya proses bisnis penyaluran KPR FLPP tetap berjalan lancar.

Andi Yusuf selaku Kepala Sub Direktorat Deteksi Serangan Siber, Direktorat Deteksi Ancaman BSSN menyatakan, pihaknya siap untuk mendukung upaya penguatan keamanan cyber seluruh sistem informasi dan infrastruktur digital PPDPP.

Kemudian, Moch. Icsan selaku Kepala Divisi Teknologi PPDPPP menyebutkan, data center PPDPP akan menjadi hub server penerapan digital sign BSrE-BSSN serta PPDPP juga akan memastikan koneksitas konsep mirroring data center PPDPP dengan data center recovery.

“Makanya dengan kerja sama ini kami semakin percaya diri dalam menjaga keamanan dan kestabilan sistem informasi dari aplikasi SiKasep, SiKumbang, maupun lainnya dari berbagai upaya ancaman cyber yang mungkin dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Tercatat hingga pekan kemarin, data pendaftar dari temen-temen MBR yang sudah masuk ke dalam sistem PPDPP telah mencapai 244 ribu calon debitur melalui aplikasi SiKasep. Jumlah data ketersediaan unit rumah yang dibangun oleh temen-temen pengembang yang tercantum dalam aplikasi SiKumbang juga terus memperlihatkan peningkatan.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *