Negara tercinta kita ini sedang dilanda masa krisis ekonomi gegara wabah Covid-19 yang bikin semuanya jadi serba seret. Salah satu yang menjadi roda penggerak perekonomian nasional saat krisis adalah bisnis properti yang punya yang namanya multiplier effect lebih dari 170 subsektor industri padat karya.

Lha kok bisa ? Karena eh karena, meskipun harus tetap melaju dalam kondisi krisis seperti saat ini, sektor properti (real estate) pada kuartal II/2020 masih dapat menyumbang pertumbuhan positif terhadap PDB Indonesia (2,30 persen).

Pahala Nugraha Mansury selaku Direktur Utama Bank BTN menyebutkan, peluang tumbuh masih besar lantaran beberapa faktor seperti stimulus sektor perumahan yang berupa peningkatan alokasi KPR Subsidi Rp 1,5 triliun, dan berubahnya lifestyle atau gaya hidup masyarakat yang lebih berfokus pada kegiatan dari rumah.

“Ada pula bantuan likuiditas pemerintah untuk penyaluran kredit untuk meningkatkan sektor riil melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih melek digital,” ungkap Pahala ketika pembukaan Property Fiesta Virtual Expo 2020 di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Kontan.co.id, Jumat, 16 Oktober 2020 kemarin.

Menurut Pahala, dengan adanya faktor pendukung tersebut, Bank BTN tetap menorehkan pertumbuhan KPR Subsidi yang masih prima.

Terhitung per Agustus 2020, segmen KPR Subsidi mencatatkan pertumbuhan kredit 5,65 persen ketimbang pada tahun lalu di periode yang sama.

Bank BTN menjadi pendukung utama dari program sejuta rumah yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR berkat penambahan alokasi KPR Subsidi. Bank BTN menyumbang hampir sebanyak 800.000 unit hunian dari realisasi sejuta rumah nasional.

“Kami terus mengembangkan fitur baru untuk mendorong peningkatan penyerapan KPR subsidi, di antaranya fitur Graduated Payment Mortgage/ GPM untuk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT yang baru direlease beberapa waktu lalu dan berhasil menjaring animo masyarakat,” ungkap Pahala.

Hirwandi Gafar selaku Direktur Consumer and Commercial Lending BTN, dalam kesempatan yang sama turut menambahkan, selain dengan inovasi produk dan progam promo KPR yang menarik demi mendorong pertumbuhan KPR, Bank BTN juga turut aktif berperan serta dalam pemeran properti virtual yang diinisiasi sendiri seperti Indonesia Property Expo yang digelar pada bulan September 2020 kemarin maupun bekerjasama dengan para pengembang seperti yang dilakukan pada Property Fiestas Virtual Expo 2020 yang diselenggarakan oleh REI (Real Estate Indonesia). 

“Bank BTN menyambut positif inisiasi DPP REI dalam menyelenggarakan pameran properti secara digital melalui acara yang bertajuk Property Fiesta Virtual Expo 2020, karena pameran ini menyuguhkan berbagai program promosi  dan kemudahan membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak,” ujar Hirwandi.

Kolaborasi yang produktif antara perbankan dan pengembang seperti ini, Dia menerangkan, dapat membantu program pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

Sebab, peranan pemerintah pun sangat penting untuk peningkatan bisnis perumahan khususnya Kementerian PUPR dan para stakeholder seperti REI.

“Dengan mempertemukan antara pengembang dan pembeli secara langsung melalui virtual juga diharapkan dapat mempermudah proses transaksi dan pada akhirnya mendorong bisnis properti pada masa pandemi covid-19, serta mendukung upaya-upaya pemerintah dalam pemulihan perekonomian nasional dan mendukung upaya pemerintah (Menkominfo) dalam mengupayakan percepatan transformasi digital,” ucap Hirwandi.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *