Ga cuma MBR ternyata yang juga butuh perhatian, temen-temen kalangan menengah alias pas-pasan ternyata juga butuh perhatian. Karena gini lho, di satu sisi penghasilannya di atas kriteria MBR jadi ga bisa beli hunian bersubsidi tapi di sisi lain penghasilannya juga pas-pasan buat beli hunian nonsubsidi, jadi malah serba ga pas kan.

Tapera alias Tabungan Perumahan Rakyat ini diharapkan bisa membantu dan bermanfaat buat temen-temen warga negara +62 yang pas-pasan ini. Marine Novita, Country Manager Rumah.com pun juga memiliki harapan yang serupa terkait dengan Tapera ini.

“Kalangan menengah ini juga membutuhkan perhatian. Di satu sisi, penghasilan mereka melebihi kriteria MBR, sehingga tidak bisa membeli hunian subsidi. Namun, di sisi lain, penghasilan mereka juga masih pas-pasan untuk membeli hunian nonsubsidi,” ungkap Marine, Sabtu (29/8/2020).

Nantinya, teman-teman kalangan menengah ini malah justru  akan semakin terbebani jika harus mencicil rumah sendiri tapi juga masih harus menyisihkan uang untuk Tapera.

Pemerintah diharapkan dapat membuat skema yang tepat supaya Tapera ini juga dapat bermanfaat buat pembiayaan rumah kalangan menengah atau menengah-bawah.

Pemerintah akhirnya merilis Peraturan Pemerintah No.25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat. Tapera dibentuk guna memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang mengalami kesulitan dalam memiliki hunian.

Besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh setiap peserta Tapera untuk tiap bulannya adalah tiga persen dari gaji. Jumlah ini telah disesuaikan dengan anjuran pemerintah.

Nantinya, sebanyak 2,5 persen akan dipotong dari gaji peserta dan 0,5 persen sisanya dibayarkan oleh pemberi kerja atau perusahaan. Sedangkan untuk pekerja mandiri (freelancer), biaya wajib tiga persen akan ditanggung sendiri.

Tapera hanya dapat dicairkan pada waktu yang telah ditentukan atau dipakai untuk pembiayaan rumah.

Sampai detik ini, Tapera hanya dapat dipergunakan untuk pembiayaan rumah subsidi. Dengan kata lain, peserta Tapera yang tidak termasuk dalam kalangan MBR tidak dapat memanfaatkannya untuk membeli rumah.

Disadur dari bisnis.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *