Indonesia itu negeri yang indah tapi dibalik itu Indonesia juga negeri yang langganan bencana alam. Tsunami, gempa, gunung meletus macem-macem deh pokoknya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Ditjen Perumahan akan bikin Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini dibikin buat antisipasi dampak bencana alam yang kerap terjadi, tim ini diharapkan bisa bantu masyarakat buat memperbaiki rumah yang rusak.

“Kami akan membentuk Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Bidang Perumahan di Indonesia guna mempercepat penyaluran bantuan perumahan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam,” ungkap Arbai, Koordinator Kebencanaan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR dalam siaran tertulis, Senin (31/8/2020).

Arbai menilai, bantuan di bidang perumahan pasca bencana alam sangat diperlukan oleh masyarakat. Karena itulah, proses penyaluran bantuan harus dilaksanakan secepat mungkin supaya masyarakat dapat segera mendapatkan hunian yang layak.  

Untuk mempercepat proses tersebut, Kementerian PUPR akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) terkait dengan data rumah yang rusak, baik rumah yang rusak ringan ataupun rumah yang rusak parah.

Ga cuman itu, diharapkan juga dengan adanya pembentukkan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) di 19 Provinsi dapat mendukung koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dalam membantu distribusi pengiriman bantuan kepada masyarakat.

Penanggulangan Bencana Alam Bidang Perumahan dilakukan guna menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 1176 tahun 2019 tentang Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR.

Sejumlah hal yang dibahas dalam kegiatan tersebut antara lain, proses penanggulangan bencana alam mulai dari mitigasi, tanggap darurat, kesiapsiagaan, rehabilitasi, serta rekonstruksi.

“Fungsi mitigasi bencana alam bidang perumahan sangat diperlukan dan kami juga telah menyusun Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis mengenai penanganan bencana alam bidang perumahan dan akan segera disosialisasikan kepada Pemda,” imbuh Arbai.

Sementara itu, Deny Kris Ananda selaku Sub Koordinator Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Ditjen Perumahan Kementerian PUPR menerangkan, pihaknya juga sudah bikin sebuah aplikasi, yaitu aplikasi Sistem Informasi Rumah Terdampak Bencana (Sirumba).

Dengan begitu, data mengenai kondisi rumah yang terkena dampak bencana alam benar-benar bisa terpantau dan dapat segera mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR.

“Kami juga sedang berkoordinasi dengan Pemda untuk membangun tempat evakuasi dan hunian di kawasan rawan bencana di Indonesia,” ujar Denny.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *