Rumah adalah salah satu dari kebutuhan primer atau kebutuhan pokok alias sesuatu yang diutamakan seperti kamu, iya kamu. Kan ada istilah sandang, pangan, papan yang artinya pakaian, makanan dan tempat tinggal. Untuk tempat tinggalkan kita butuh rumah, ga mungkin kan kita tinggal di goa hehe.

Pemerintah sendiri sudah menyiapkan dana untuk prioritas bidang perumahan pada tahun 2021 ke depan. Budgetnya ga main-main gaess, Rp 8,09 triliun coy, duit segitu buat beli tahu bulat bisa buat mandi bola gan.

Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, sang Menteri PUPR mengatakan budget segede itu nantinya akan dipake buat bikin rumah susun sebesar Rp4,11 triliun, rumah khusus Rp0,61 triliun, rumah swadaya Rp2,51 triliun, rumah umum dan komesial sebesar Rp0,41 triliun, dan beserta dukungan lainnya sebesar Rp0,46 triliun.

“Anggaran untuk prioritas perumahan di tahun depan sebesar Rp8,09 triliun,” kata beliau melalui konferensi pers secara virtual, Jumat (14/8/2020) minggu kemarin.

Budget rumah susun sebesar Rp 4,11 triliun dialokasikan buat bikin rusun sebanyak 9.210 unit antara lain rusun di Jawa Barat termasuk Kawasan Industri Subang; Jawa Tengah termasuk Kawasan Industri Batang; serta Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan,.

Budget rumah khusus Rp 0,61 triliun buat bikin rusun sebanyak 2.440 unit di kawasan perbatasan, Kabupaten Morowali, Kabupaten Banjar Baru, dan Kabupaten Konawe Selatan, dan lainnya.

Sedangkan budget rumah swadaya sebesar Rp 2,51 triliun dialokasikan buat bantuan rumah swadaya 111.200 unit yang tersebar di 33 provinsi

Kemudian budget rumah umum dan komersial sebesar Rp 0,41 triliun bakal dialirkan buat prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) sebanyak 40.000 unit.

“Dukungan lainnya Rp0,46 triliun untuk pembinaan, pengaturan, pengawasan, dan dukungan manajemen,” ungkap Basuki.

Disadur dari ekonomi.bisnis.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *