Menjelang tatanan new normal ini jalanan mulai dipenuhi lagi, apalagi sekarang lagi ngetrend sepeda gembira. Goweser-goweser ada di mana-mana dan tidak menutupi kemungkinan para turis akan mulai jalan-jalan lagi.

Untuk mengantisipasi membludaknya para turis, pemerintah melalui Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mendorong Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ( KSPN).

Ga cuman antisipasi aja, program ini juga buat meningkatkan dan menggerakkan perekonomian masyarakat pasca Pandemi Covid-19.

Oh ya, program itu ngapain sih ? Nah, melalui program Sarhunta ini 2.750 rumah tidak layak huni (RTLH) di lima KSPN akan dibedah, dirombak, disulap jadi homestay.

2.750 unit rumah ini tersebar di beberapa daerah, ada di Danau Toba sebanyak 1.000 unit, Borobudur 350 unit, Mandalika 500 unit, Labuan Bajo 600 unit dan Likupang 300 unit.

Program Sarhunta ini makan budget senilai Rp 429,23 miliar guys. Khalawi Abdul Hamid selaku Dirjen Perumahan Kementerian PUPR bilang, Sarhunta adalah bagian dari kegiatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami akan berupaya untuk mengubah wajah rumah-rumah di daerah KSPN agar mampu menarik para wisatawan lokal maupun asing untuk datang,” ungkap Khalawi dalam siaran pers, Jumat (26/6/2020) kemarin.

Sarhunta ini dibagi jadi dua kegiatan yakni, peningkatan kualitas RTLH di sepanjang koridor menuju lokasi pariwisata dan pembangunan baru atau renovasi rumah tradisional di kawasan tersebut.

Jumlah bantuan buat peningkatan kualitas sebesar Rp 90 juta sedangkan pembangunan rumah baru atau renovasi rumah tradisional senilai Rp 180 juta.

Pelaksana program Sarhunta ini adalah Direktorat Rumah Swadaya Ditjen Perumahan Kementerian PUPR.

Kementerian PUPR pun juga ga kerja sendirian, program ini juga melibatkan masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, tenaga ahli dari sejumlah kampus seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Udayana, serta Satuan Vertikal Penyediaan Perumahan (SNVT) Penyediaan Perumahan di setiap provinsi daerah KSPN buat pendataan dan pemantauan pembangunan rumah tersebut.

Pembangunan rumah masyarakat di 5 KSPN juga merupakan langkah Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Walaupun begitu, desain rumah tersebut harus mencerminkan adat daerah masing-masing dan dimodifikasi menjadi lebih modern. Sehingga, turis lokal atau asing tertarik untuk tinggal di hunian tersebut.


Disadur dari Kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *