Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mau bongkar-bongkar rumah orang lagi guys. Eits, tunggu dulu, maksudnya bukan jebolin rumah orang lho, tapi mau ngebedah rumah tidak layak huni  (RTLH).

Nama programnya adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), kali ini lokasinya di provinsi Jambi dan pemerintah akan membedah 4.500 unit RTLH.

Indra M Sutan selaku Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera IV memastikan hal tersebut melalui siaran pers, Selasa (7/7/2020).

“Tahun ini, Kementerian PUPR akan membedah sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni di Jampi,” kata beliau.

Budget program ini miliaran rupiah lho teman-teman lebih tepatnya Rp 78,75 miliar yang nantikan akan disalurkan melalui dua tahap. Alokasi pertama untuk merombak 4.145 unit rumah dan yang kedua sebanyak 355 unit.

Menurut data, pelaksananaan tahap pertama program ini tahap tersebar di 11 Kabupaten/ Kota yakni, Kabupaten Sarolangun mendapat bantuan 250 unit, Kabupaten Tebo 330 unit, Kabupaten Batanghari 630 unit dan Kabupaten Muaro Jambi 945 unit.

Kemudian Kabupaten Kerinci sebanyak 60 unit, Kabupaten Merangin 185 unit, Kabupaten Bungo 350 unit, Kabupaten Tanjung Jabung Barat 610 unit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 130 unit. Kota Sungai Penuh 250 unit dan Kota Jambi 405 unit,

Sedangkan untuk alokasi tahap dua tersebar di 3 Kabupaten/Kota yakni, Kabupaten Kerinci 40 unit dan Kabupaten Sarolangun 115 unit serta Kota Sungai Penuh 200 unit.

Dengan adanya program bedah rumah ini Indra berharap bisa mewujudkan rumah layak huni terhadap masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

“Mari bersama-sama kita dukung Program BSPS ini semoga pembangunan rumah swadaya ini berkesinambungan dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,” kata beliau.


Disadur dari Kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *