Era Dunia Yang Terus Berubah

Era perubahan dunia merubah wajah dunia dari waktu ke waktu. Cara dunia memutar roda bisnis dan pertukaran uang serta tentu saja mengenai properti. Apa saja era perubahan di dunia?

Era Agraris

Pada era ini, properti dalam bentuk lahan pertanian dan peternakan menjadi primadona. Bahkan kadang terjadi perebutan lahan karenanya. Orang-orang yang memiliki kekuasaan pada masa ini menguasai lahan-lahan ini.

Era Industri

Penemuan mesin uap menandakan kehadiran era ini. Mereka yang memiliki pendidikan tinggi adalah orang-orang berpeluang untuk sukses pada era ini. Ditemukannya mesin uap mendorong industri-industri berkembang. Properti yang menunjang kegiatan industri mulai diburu.

Era Informasi

Pada era ini ditandai dengan runtuhnya tembok Berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur. Informasi sangat berlimpah dan mudah untuk diakses serta dapat dimanfaatkan oleh banyak orang untuk cepat kaya. Properti benar-benar menjadi daya ungkit untuk menuju gerbang kekayaan.

Era Konseptual

Di era ini, orang-orang yang punya konsep yang akan menang. Sebagai contoh mudah ketika Anda menikmati secangkir kopi hitam di pedangang kaki lima biasanya hanya dipatok pada harga 3000 – 5000 rupiah saja, akan tetapi jika Anda menikmatinya di sebuah kafe, rata-rata mereka akan mematok harga kisaran 40.000 rupiah per cangkir.

Apa bedanya? Bedanya karena pedagang kaki lima menjual kopi dan kafe menjual konsep, menjual gengsi, gaya hidup dan mungkin suasana.

Era New Normal

Era ini ditandai dengan hadirnya virus Corona yang merajalela. Meski vaksin sudah ditemukan dan dalam tahap pengujian, tapi virus Corona akan merubah banyak hal. Terkait dengan properti, properti yang sehat menjadi pilihan. Kantor, sekolah, kampus, bisa jadi berubah menjadi online saja. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah.

Sudahkan Anda peka akan perubahan era? Kita tidak bisa memaksa era agar berubah untuk kita, tapi kita bisa merubah diri untuk mengikuti era, dan pastikam kita menjadi pemenang.

1 thought on “Era Dunia Yang Terus Berubah

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.