1.000 Lebih Rumah di Bireun Dipermak Pemerintah

Kisah bedah rumah kali ini ada di Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh. Bedah rumah ini bukan dari acara tv lho tapi dari pemerintah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan anggaran untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( BSPS) sebesar Rp 22,4 miliar di Bireun.

Anggaran sebesar itu buat ngebedah rumah sebanyak 1.280 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dipermak gitu biar lebih layak. Pelaksanaan program BSPS alias bedah rumah ini dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) sesuai arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tujuannya, untuk mempertahankan daya beli masyarakat biar dapurnya ngepul terus dan mengurangi angka pengangguran.

 “Kami harap Program BSPS ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” ungkap Basuki dalam siaran pers, Senin (27/7/2020).

Lilik Lastantyo Adiarso selaku Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh menerangkan, pelaksanaan program bedah rumah ini tersebar di 17 kecamatan. Di Gandapura ada 90 unit, Jeumpa 100 unit, Jangka 115 unit, Juli 190 unit, dan Kuta Blang sebanyak 90 unit.

Masih ada lagi di Kecamatan Peusangan 75 unit, Peusangan Selatan 80 unit, Peusangan Siblak Krueng 80 unit, Makmur 80 unit dan Peudada 90 unit.

Kemudian, Kecamatan Jeunieb 60 unit, Ota Juang 60 unit, Kuala 40 unit, Simpang Mamplam 40 unit Pandrah 30 unit, Peulimbang 30 unit serta Samalanga 30 unit.

Program bedah rumah ini juga turut mendorong sifat gotong royong untuk segera menuntaskan wilayahnya dari RTLH menjadi layak huni.

Bantuan program bedah rumah dari pemerintah ini, Lilik menambahkan, tanpa ada imbalan apapun alias gratis tis tis tiisss.

“Bila ada pihak yang meminta imbalan dari penerima bantuan dengan alasan apa pun, segera laporkan ke Kementerian PUPR,” ujar Lilik.


Disadur dari kompas.com

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.