Pak Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 tahun 2020 mengenai penyelenggaraan Tapera. Beliau meneken PP ini sebelum lebaran, tanggal 20 Mei 2020 kemarin, tanggal cantik yah 20-5-2020.

Lha terus apa sih Tapera itu ? bedanya sama taperaware apa ? et_dah.

Kepanjangan dari Tapera adalah Tabungan Perumahan Rakyat. Dilansir dari PP No. 25 Tahun 2020 peserta Tapera secara periodik dalam jangka waktu tertentu hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan dan atau dikembalikan berikut hasil pemupukannya setelah kepesertaannya berakhir.

Yang menjadi peserta Tapera antara lain adalah:

  • WNI dan WNA pemegang visa dengan maksud bekerja di wilayah Indonesia paling singkat 6 bulan dan telah membayar simpanan.
  • pekerja yang berpenghasilan paling sedikit sebesar upah minimun wajib menjadi peserta
  • pekerja di sektor negeri maupun swasta, yaitu:
    1. Calon Pegawai Negeri Sipil
    2. Pegawai Aparatur Sipil Negara
    3. Prajurit Tentara Nasional Indonesia
    4. Prajurit siswa Tentara Nasional Indonesia
    5. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
    6. Pejabat negara
    7. Pekerja/buruh badan usaha milik negara/daerah
    8. Pekerja/buruh badan usaha milik desa
    9. Pekerja/buruh badan usaha milik swasta
    10. Pekerja yang tidak termasuk pekerja sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan 9 yang menerima Gaji atau Upah.

Dengan adanya Tapera ini, setiap pemberi kerja yaitu perseorangan, pengusaha, badan hukum ataupun badan lainnya harus mendaftarkan pekerjanya supaya menjadi peserta kepada BP Tapera.

Iuran buat Tapera ini sebesar 0,3 persen dari gaji atau upah pekerja. 0,5 persen ditanggung pemberi kerja 2,5 persen ditanggung pekerja. Kalo pekerja mandiri ya ditanggung sendiri.

Kepesertaan Tapera akan dinyatakan berakhir apabila:

  • Telah pensiun bagi Pekerja
  • Telah mencapai usia 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Pekerja Mandiri
  • Peserta meninggal dunia
  • Peserta tidak memenuhi lagi kriteria sebagai Peserta selama 5 (lima) tahun berturut-turut.

Nantinya peserta yang telah berakhir kepesertaannya berhak mendapatkan pengembalian simpanan dan hasil pemupukannya.

Peserta prioritas dalam pemanfaatan skema pembiayaan perumahan yang meliputi:

  • Pemilikan rumah
  • Pembangunan rumah
  • Perbaikan rumah.

Dilansir dari kompas.tv

Foto oleh Scott Webb dari Pexels


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *