Demi kemudahan warga +62 yang dihimpit oleh dua samudera dan dua benua, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengembangkan berbagai sistem dan layanannya khususnya menggunakan aplikasi teknologi.

PPDPP itu apa sih ? Nah, PPDPP itu adalah lembaga yang menyalurkan KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sejak tahun kemarin, PPDPP sudah terapkan aplikasi Sistem KPR Bersubsidi Perumahan (SiKasep) dan Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang).

Dua aplikasi ini akan memudahkan MBR mengakses FLPP dan kalangan developer untuk men-share-kan produk perumahannya.

Menurut Arief Sabaruddin, bosnya PPDPP, pihaknya terus mengembangkan berbagai sistem teknologi untuk semakin memanjakan semua orang. Contohnya SiKasep, ga cuman melayani proses pengajuan untuk pembiayaan KPR subsidi FLPP tapi fitur-fiturnya terus ditingkatkan.

 “Jadi sekarang SiKasep tidak hanya melayani KPR Subsidi FLPP tapi juga untuk program subsidi yang lain yaitu program subsidi selisih bunga (SSB). Program SSB juga dikelola oleh Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, jadi masyarakat bisa ada pilihan dua program subsidi di satu aplikasi,”kata Dirut Arief.

Apalagi pas lagi pandemi ini, pengguna aplikasi SiKasep dengan segudang kemudahannya ini terus meningkat sejalan dengan kebutuhan hunian yang sangat besar.

Per hari Rabu kemarin, tanggal 24 Juni 2020, tercatat sebanyak 173.602 calon debitur yang sudah terdaftar dengan 68.023 dinyatakan telah lolos subsidi checking dan 31.082 dinyatakan belum lolos subsidi checking

Selain itu, ada 14.284 calon debitur yang sudah dalam proses verifikasi bank, 1.011 calon debitur sudah mengajukan dana FLPP kepada PPDPP dan ada 68.785 debitur yang telah menerima dana FLPP.

Sedangkan untuk pengajuan program SSB dan yang sudah dalam tahap verifikasi bank pelaksana angkanya sudah menyentuh 5.606 calon debitur

Kalau buat saudara kandungnya SiKasep alias Sikumbang, saat ini PPDPP mencatat ada 10.335 lokasi perumahan yang sudah didaftarkan dan bisa dipilih oleh warga +62 dan 9.620 lokasi perumahan diantaranya sudah siap dilakukan akad kredit

Pak Arief juga bilang, dua aplikasi bersaudara ini akan terus dikembangkan terus, ga akan pernah berhenti. Manfaat dari dua aplikasi ini akan sangat banyak dengan terus meningkatnya database pengguna aplikasi PPDPP ini dan akan memudahkan pemerintah sebagai pembuat kebijakan karena punya data yang lengkap dan akurat.

 “Berbagai aplikasi yang terus dikembangkan oleh PPDPP ini mempertemukan sisi demand yaitu MBR, sisi supply yaitu pengembang perumahan, bank pelaksana, dan pemerintah. Ke depan aplikasi ini akan sangat mumpuni untuk menunjang data perumahan karena itu berbagai masukan, kritik, dan saran selalu kami nantikan untuk terus menyempurnakan aplikasi ini ke depannnya.”

Disadur dari Rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *