Menggunakan GROW MODEL Untuk Cita-Citamu di Bisnis dan Investasi Properti

Mau terjun ke bisnis properti, masih belum tau jadi apa? Bingung memilih apakah mau jadi agen properti atau developer properti. Mau sekedar beli properti atau investasi properti? Tenang saja, kebingungan itu bisa diurai dan ditemukan solusinya dengan menggunakan The GROW Model.

The GROW Model adalah metode sederhana untuk menetapkan tujuan dan pemecahan masalah. Ini dikembangkan di Inggris dan telah digunakan secara luas dalam pelatihan perusahaan dari akhir 1980-an dan 1990-an. (Wikipedia). Meski populer tahun 1980-an dan 1990-an, namun buku-buku yang membahas tentang The GROW Model masih bermunculan sampai tahun 2013. Bahkan mungkin masih ada buku-buku setelah 2013 yang membahas hal tersebut. Artinya The GROW Model ini sangat populer untuk memecahkan masalah, problem, kebimbangan, keragu-raguan.

Yang memperkenalkan The GROW Model kepada tim YukBisnisProperti.org adalah Pak Fauzi Rahmanto yang kala itu menyampaikan materi The GROW Model di Forum TDA Depok 2013. Beliau masih menjabat sebagai Presiden TDA.

So The GROW Model itu apa? GROW adalah kependekan dari Goals, Reality, Options/Obstacles Way/Will. Saya coba jelaskan satu per satu.

GOAL

Goal adalah titik akhir atau tujuan, di mana kamu ingin capai. Tujuan kamu harus jelas. Kamu harus mampu mendefinisikan dengan sangat gamblang.

REALITY

Reality adalah keadaan saat ini adalah di mana kamu berada sekarang. Apa masalah, tantangan, seberapa jauh kamu dari tujuan kamu? Kamu juga bisa menjelaskan kondisi kamu sekarang dengan KEKUATAN dan KELEMAHAN atas diri kamu.

OBSTACLES dan OPTIONS

Obstacles adalah hambatan yang mungkin akan muncul dan bakal membuat kamu berhenti di tengah jalan. Pasti kamu akan menemui hambatan, karena kalau gak ketemu, pastinya kamu sudah mencapai apa yang kamu tuju bukan?

Bedanya dengan Realitas Kelemahan di atas adalah Obstacles ini adalah hambatan di luar diri kamu. Sedangkan Realitas Kelemahan adalah kelemahan yang ada dalam diri kamu.

Sedangkan OPTIONS adalah pilihan-pilihan, jawaban-jawaban, potensi-potensi yang dapat memperbaiki kelemahan dan hambatan yang dihadapi sehingga mempermudah kamu mencapai tujuan kamun.

WAYS

Ways adalah jalan yang dapat kita tempuh dari pilihan-pilihan yang tersedia untuk mencapai tujuan kamu.

Contoh The GROW Model untuk Menjadi Developer Properti

  • Goal : Kamu ingin menjadi developer properti
  • Reality : Masih menjadi agen properti. Kekuatan : Menguasai pemasaran, banyak penawaran tanah, punya database konsumen. Kelemahan : Gak punya modal, belum tahu ilmunya.
  • Obstacles : Kondisi ekonomi denger-denger baru gak bagus untuk buka perumahan
  • Options : Membaca buku mengenai developer properti, mengikuti pelatihan menjadi developer properti, mengikuti komunitas bisnis developer properti, memilah dan memilih listing yang ada yang bisa dijadikan perumahan, dll.
  • Ways : Belajar dari buku dan youtube karena modal untuk mengikuti workshop masih belum ada. Membuat proposal bisnis dari listing properti yang ada dan menawarkan kepada konsumen yang kemungkinan bisa menjadi investor. dst.

Nah dengan contoh di atas, sekarang giliran kamu menggunakan The GROW Model untuk mencapai cita-cita kamu!

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.