Mau Jadi Developer Properti? Awali Dengan SECURE Framework Model

Kamu bercita-cita jadi pebisnis properti yang tanpa boncos? Hmmm bisa sih, tapi yang perlu kamu ketahui adalah bahwa semua bisnis itu memiliki resiko. Namun resiko bisnis bisa ditekan dan bisa dilakukan mitigasi resiko.

Caranya gimana? Caranya ya dengan membuat perencanaan yang baik dan mengukur kemampuan dalam mengcover resiko. Nah salah satu yang bisa kamu lakukan untuk membuat perencanaan yang baik adalah menggunakan kerangka kerja SECURE alias SECURE Framework Model.

SECURE Framework Model itu adalah kependekan dari beberapa item berikut ini :

Survey The Market

Well kamu sudah mulai mendapat tawaran lahan bukan? Tidak semua lahan bisa dikembangkan menjadi perumahan, dan tidak setiap pengembang itu harus membangun perumahan. Maka penting untuk melakukan Survey Pasar. Apa saja yang perlu disurvey?

  • Harga properti
  • Tipe yang laku dijual
  • Luas tanah yang sering digunakan
  • Kualitas bangunan
  • Program promosi yang ditawarkan
  • Media promosi yang digunakan

Explore The Property 

Yap, lakukan langkah kedua yakni mengexplorasi lahan. Temukan apa yang kira-kira menarik dan apa apa yang musti dilakukan terhadap lahan tersebut.

  1. Elevasi dari jalan
  2. Lebar jalan akses
  3. Tiang listrik terdekat
  4. Saluran air
  5. Fasiltias umum terdekat
  6. Pusat keramaian terdekat
  7. Generator activity
  8. Negative activity

Count The Projection

Dari dua langkah sebelumnya, Anda bisa melakukan Hitung cepat atau Quick Count dengan menggunakan software Excel yang filenya dapat kamu download di Group Telegram YukBisnisProperti. Cek halaman Komunitas jika mau bergabung dengan Group Telegram YukBisnisProperti. Nah dari Quick Count Anda bisa mengetahui :

  1. Harga properti yang akan dijual
  2. Omzet
  3. Total biaya
  4. Profit
  5. Profit Margin
  6. Return On Investment
  7. Break Event Point
  8. Net Present Value
  9. Modal yang perlu dipersiapkan
  10. Estimasi target market.

Unveil The Strength and The Weakness

Temukan apa kekuatan dan kelemahan dari produk properti yang kamu rencanakan. Temukan masing kekuatan dan kelemahan (berikut jawaban untuk menjawab kelemahan tersebut) dari beberapa hal berikut :

  1. Lokasi
  2. Harga
  3. Produk
  4. Promosi
  5. Sumber Daya Manusia

Run Test Market

Lakukan tes pasar sebelum melakukan REAL MARKETING. Kamu bisa melakukannya dengan mensiapkan brosur sederhana atau media promosi sederhana dan dipromosikan dengan RING MODEL. Kepada Keluarga, teman, other network dan lihat respon mereka.

Sekarang udah dunia online, test market ini juga bisa dilakukan dengan metode online. Very-very easy kok. Dan mendingan kamu keluar duit sedikit untuk test pasar daripada keluar duit banyak kalau boncos pas udah jadi developer.

Enjoy and Be a Property Developer

Bila semua kategori sudah bisa dipahami… nikmati diri menjadi seorang developer properti

Metode ini udah banyak digunakan dan menyelamatkan banyak orang dari keboncosan. Mending kuat mempelajari ini daripada menguatkan diri menghadapi keboncosan. Hehehe.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.