Gak Harus Jadi Developer Properti Sih. Kamu Bisa Juga Coba Strategi Ini

Sudah berapa banyak seminar dan workshop bisnis developer yang kamu ikuti? Berapa banyak buku yang udah dilahap? Ebook, video, podcast? Gak sedikit lho yang udah ikut wokshop tapi macet dan berhenti di tengah jalan. Mending macet. Beberapa berujung ke meja hijau.

Mungkin kamu gak cocok jadi developer properti.

Macem-macem musibahnya (eh musibah atau kegagalan ya?), mulai dari kurang modal, lahan bermasalah, gak paham legalitas sampai gak mampu jualan dll dll. Setelah anda mempunyai pengalaman yang banyak, relasi yang luas, menguasai permintaan pasar, serta mendapatkan lahan yang potensial, akan memudahkan anda untuk melangkah ke tingkatan Bisnis Properti yang lainnya seperti menjadi Developer atau sebagai Investor PropertiMacem-macem musibahnya (eh musibah atau kegagalan ya?), mulai dari kurang modal, lahan bermasalah, gak paham legalitas sampai gak mampu jualan dll dll.

Mungkin kamu gak cocok jadi developer properti. Mungkin kamu lebih cocok jadi broker properti. Toh properti-properti juga. Hehehe.

Nah kenapa bisnis broker properti?

01. Modalnya lebih minim

Kan banyak tuh jargon-jargon bisnis developer properti tanpa modal, modal ktp, modal materai, modal pulpen dan segala jargon yang too good to be true. Nah kalau broker properti, jelas-jelas modalnya lebih minim dibandingkan dengan modal developer properti. Sumpah deh!

02. Kamu bakal dapat ilmu properti yang padat berisi

Sebagai broker properti kamu dituntut untuk menguasai segala macam urusan properti. Gak cuma cara jualan doang. Tapi juga tentang legalitas, perpajakan, relationship, dll dll. Ilmunya padet gak kalah dengan ilmu yang harus dikuasai di bisnis developer properti. Setelah anda mempunyai pengalaman yang banyak, relasi yang luas, menguasai permintaan pasar, serta mendapatkan lahan yang potensial, akan memudahkan anda untuk melangkah ke tingkatan Bisnis Properti yang lainnya seperti menjadi Developer atau sebagai Investor PropertiSebagai broker properti kamu dituntut untuk menguasai segala macam urusan properti. Gak cuma cara jualan doang. Tapi juga tentang legalitas, perpajakan, relationship, dll dll. Ilmunya padet gak kalah dengan ilmu yang harus dikuasai di bisnis developer properti.

03. Tau dan paham permintaan pasar

Dengan menjadi agen properti, kamu akan banyak bertemu dengan para pemilik yang ingin memasarkan rumahnya. Maka kamu dituntut untu tau dan paham permintaan pasar di area kerja kamu. Nah ilmu ini penting banget sebagai dasar jika nanti kamu menjadi developer properti kelak.

04. Ini bisa jadi modal personal branding

Bsinis apapun, kredibilitas dan integritas yang baik itu teramat sangat penting. Kalau personel brandingmu kuat di broker properti karena integritas dan kredibilitas, bukan tak mungkin investor akan mempercayakan dananya untuk mau kembangkan di bisnis developer properti. Setelah anda mempunyai pengalaman yang banyak, relasi yang luas, menguasai permintaan pasar, serta mendapatkan lahan yang potensial, akan memudahkan anda untuk melangkah ke tingkatan Bisnis Properti yang lainnya seperti menjadi Developer atau sebagai Investor PropertiBsinis apapun, kredibilitas dan integritas yang baik itu teramat sangat penting. Kalau personel brandingmu kuat di broker properti karena integritas dan kredibilitas, bukan tak mungkin investor akan mempercayakan dananya untuk mau kembangkan di bisnis developer properti.

05. Gudangnya informasi lahan yang murah

Kamu bakal ketemu pemilik lahan yang murah dibanding dengan lahan yang lainnya. Kamu bisa gunakan ini sebagai solusi bagi mereka pemilik lahan mendapatkan harga yang lebih baik. Misalnya dengan membuat konsep perumahan dan menjualnya kepada developer. atau menjual ke investor untuk berinvestasi di lahan tersebut dan kamu jadi developernya.

Setelah anda mempunyai pengalaman yang banyak, relasi yang luas, menguasai permintaan pasar, serta mendapatkan lahan yang potensial, akan memudahkan anda untuk melangkah ke tingkatan Bisnis Properti yang lainnya seperti menjadi Developer atau sebagai Investor PropertiGak cuma lahan, properti yang murah juga bisa diolah. Misal tanah kosong, kamu bisa usulkan kepada pemilik untuk misalnya mengurug, merapikan lahan dll agar harga jual lebih baik. Kalau pemilik gak punya modal untuk itu, bisa kamu carikan pemodalnya. Tentu saja dengan perhitungan bagi hasil atau komisi yang lebih tinggi dari sekedar komisi agen.

06. Kesempatan masuk ke dunia orang tajir melintir.

Kenapa tidak kamu menjadi broker yang hanya memasarkan properti-properti mahal. Kamu bisa bertemu orang yang tajir melintir. Dan itu bisa jadi relasi yang bagus.

07. Dapat peluang untuk andil dalam properti produktif

Jika kamu punya kredibiltas yang bagus dalam menjalankan bisnis atau usaha, suatu saat akan datang investor hotel/resort/guest house/rumah kost yang mendapatkan lahan dari kamu dan berikan kesempatan untuk mengelola properti produktif mereka. Mau?!

So, masih bercita-cita jadi developer properti? Boleh saja. Itu tidak salah. Tapi coba mulai dari broker atau agen properti sebagai kurva belajarmu. Smangat ya!

Disadur dari tulisan Coach Nuri Hendra www.nurihendra.com

6 thoughts on “Gak Harus Jadi Developer Properti Sih. Kamu Bisa Juga Coba Strategi Ini

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.