Brosur sudah kuno? Ah yang benar?! Benar saja, karena semua perumahan menggunakan brosur sebagai salah satu media promosi. Ketika semuanya sudah menggunakan brosur, artinya brosur sudah tidak istimewa lagi. Sudah menjadi sesuatu yang umum.

Meski dianggap kuno, tapi jangan ditinggalkan juga. Kita masih butuh brosur sebagai alat bantu menjelaskan produk. Minimal untuk membuat atau membuka dialog dengan konsumen yang sudah datang ke lokasi.

Nah, tahun 2013, kami sudah mengusulkan Compact Disc (CD) sebagai pengganti atau penambah brosur. CD jaman itu bisa menjadi pembeda. CD bisa kita isi dengan animasi, presentasi, company profile dll. Ketika kita serahkan ke konsumen, harapannya konsumen akan mengingat kita.

Tapi sekarang adalah tahun 2020. CD udah saturated. Udah jarang yang jual juga. Kalah dengan flash disc dan media lainnya. Kini eranya video marketing.

Ini contoh video marketing – Tanah Dijual Murah di Pendowoharjo, Sewon, Bantul

Kami sudah “mengendus” video marketing sejak 2016, tapi kala itu belum begitu banyak. Kami menyarankan beberapa marketing dan agen yang mengikuti pelatihan untuk membuat semacam vlog review rumah yang sedang dipasarkan.

Kenapa video marketing dengan tema review rumah? Di era komunikasi yang sangat terbuka ini membuat calon konsumen leluasa “menyelidiki” produk dan jasa kita. Mereka akan mencari tahu melalui internet dan membaca review.

Video Marketing – Rumah Siap Huni di Pendowo Harjo, Sewon, Bantul

Nah di video marketing itu kita bisa memasukkan semua unsur baik suara berikut intonasinya dan gambar bergerak. Hal itu tidak terwakili oleh brosur, sales letter, gallery gambar di web dll. Adanya suara dengan intonasi, kita dapat menekankan dimana saja titik pentingnya dari properti kita. Gambar bergerak bisa mewakili “mata” si konsumen melihat properti. Jadi konsumen datang ke lokasi sudah berbekal pengetahuan yang “agak mendalam” tentang rumah yang sedang kita tawarkan.

Video Marketing — RUMAH BARU MINIMALIS MODERN Di area JOGJA BARAT Dekat ke jalan Godean Jogjakarta

Teman-teman juga sudah bisa melihat contoh-contoh video marketing yang kami temukan di Youtube. Maksudnya adalah video marketing yang seperti contoh. Bukan animasi proyek, bukan presentasi proyek yang resmi. Mengapa? Animasi proyek gak bawa intonasi, hanya visual bergerak saja. Emosinya gak masuk. Sedangkan presentasi proyek juga demikian. Bila mana ada audio presentasinya, punya kecenderungan datar seperti robot. Sedangkan yang kita hadapi adalah manusia. Maka ya sesuaikan dengan gaya marketing tim kita.

Semoga temen-temen udah bisa dan biasa melakukan video marketing dengan konsep di atas.

Categories: Blog Properti

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *