Beneran Nih, Omnibus Law Bisa Bikin Harga Rumah Jadi Lebih Murah?

Omnibus Law yang sedang rame dibahas netizen dengan segala pro kontra itu, menurut Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) punya nilai plus pada sektor properti. Soal bank tanah yang diatur dalam Rancangan Undang Undang tersebut diyakini bakal membuat harga rumah menjadi lebih murah di masa yang akan datang.

Menurut Himawan Arief Sugoto, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, adanya bank tanah akan dapat meminimalkan biaya tanah. Harapannya komponen biaya untuk perumahan menjadi lebih murah. Tak hanya itu, kelak juga dapat mendorong sektor properti tumbuh lebih baik lagi. Hal ini disampaikannya dalam acara diskusi media bertajuk 4 Klaster Omnibus Law di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Himawan juga menambahkan bahwa harga tanah yang terus melambung membuat harga rumah juga terus merangkak naik. Dengan demikian masyarakat berpenghasilan rendah kesulitan membeli rumah di perkotaan. Fakta di lapangan bahwa lahan di kota sulit untuk ditekan karena swasta banyak menguasai. Akibatnya pemerintah kesulitan mengendalikan harga tanah di perkotaan.

Swasta memiliki bank tanah, dengan omnibus law harapannya pemerintah juga bisa memiliki bank tanah juga. Sumber bank tanah pemerintah dari tanah pelepasan, tanah timbul, tanah terlantar dan sebagainya. Papar Himawan dalam diskusi tersebut.

Fyi, ide pembentukan bank tanah ini sudah ada sejak tahun 1993. Dulu sempat nyaris disahkan dalam RUU Pertahanan, namun RUU tersebut gagal diketok palunya. Sekarang ide bank tanah dituangkan dalam Omnibus Law Cipta Kerja dan disematkan dalam klaster Pengadaan Tanah.

Nah, menurut kamu gimana? Mau dukung omnibus law agar harga rumah makin mudah terjangkau atau ikut turun ke jalan menolak omnibus law?

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.