Pada hari Sabtu (22/2/2020) kemarin, sebanyak 2.576 orang di Bireun, Aceh happy karena Presiden Jokowi membagikan sertifikat untuk mereka di Lapangan Los Galacticos. Ke-happy-an itu bukan hanya untuk warga Bireun saja, tapi juga warga sejumlah kota/kabupaten di Aceh lainnya yakni Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bener Meriah dan Kota Lhokseumawe karena mereka bagian dari 2.576 yang mendapatkan sertifikat dari Pak Jokowi.

Tentunya gak semuanya menerima langsung sertifikat dari tangan Jokowi. Capeklah. Tapi ada 13 orang yang menerima secara simbolis.

Di Aceh, dari sekitar 3,2 juta bidang tanah, yang telah berserfitikat baru 1,2 juta saja. Kenapa? Karena masyarakat masih banyak yang pegang fisik sedangkaan legalitasnya masih belum menerima. Kalau legalitasnya lengkap, maka masyarakat memiliki kepastian hukum. Siapa tau mau diagunkan buat jaminan untuk dapetin modal kerja.

Pak Jokowi sampaikan kalau pembuatan sertifikat tanah ini dipercepat lantaran sengketa bisa terjadi dimana-mana.

“Nah ini jika tidak segera disertipikatkan akan menjadi potensi sengketa pertanahan,” ucap Jokowi. 

Sedankgan pak Sofyan A Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) punya target paling lambat 2024 seluruh tanah di Aceh telah terdaftar. Hal ini disampaikan dalam sambutannya.

Disadur dari Kompas


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *