Khalawi Abdul Hamid selaku Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Rakyat Kementerian PUPR mengungkapkan, masyarakat dapat terlibat langsung dalam program padat karya tunai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Diharapkan program padat karya tunai dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan dan hasil dari BSPS adalah terwujudnya rumah layak huni, serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel,” ujar Khalawi pada keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Rabu, (15/1/2020).

Program BSPS ini. Khalawi menjamin, tanpa adanya pungutan biaya. Nantinya, masyarakat mendapatkan bantuan dalam bentuk bahan bangunan dan mendirikan bangunan secara bersama-sama dan bergotong royong.

Prinsip dari pelaksanaan BSPS diantaranya adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan, dan keberlanjutan kegiatan.

BSPS sendiri sebagai bantuan Pemerintah bertujuan untuk kesejahteraan dan pengungkit keswadayaan masyarakat dan tenaga fasilitator lapangan (TFL) sebagai pendamping masyarakat.

BSPS di Selayar

Sementara itu, Muh Basri Ali, Bupati Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan menyebutkan akan terus Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait dengan pelaksanaan Program BSPS di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pada tahun 2020 ini, pihaknya juga telah mengajukan usulan sekitar 1.000 unit untuk bedah rumah. Kendati demikian, terkati jumlah alokasi bantuan Basri menyerahkan kepada Kementerian PUPR dan siap untuk kembali melaksanakan pendampingan dalam pelaksanaan Program BSPS.

 “Saya juga ingin melaporkan ke Dirjen Penyediaan Perumahan bahwa alokasi yang diberikan di Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 400 unit pada tahun 2019 lalu telah diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Basri.

Masyarakat Selayar, sambung Basri, juga meminta Bupati untuk memperjuangkan alokasi kembali program BSPS pada Kementerian PUPR.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar pun juga telah memiliki program yang mirip dengan BSPS Kementerian PUPR yaitu program penanganan RTLH.

Ditargetkan pelaksanaanya dapat membantu peningkatan kualitas rumah sekitar 500 unit rumah per tahun.

“Program penanganan RTLH yang dilaksanakan Pemkab Kepulauan Selayar tersebar di 11 kecamatan dan 81 desa serta 7 kelurahan. Jumlah bantuannya sekitar Rp 10 juta per unit rumah,” pungkas Basri.

Sumber: https://properti.kompas.com/read/2020/01/16/150633421/tanpa-biaya-masyarakat-bisa-bangun-rumah-lewat-program-bsps


1 Comment

Rumah dijual · January 20, 2020 at 09:43

Mari kita dukung Program BSPS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *