Basyaruddin selaku Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengaku siap untuk mendukung program yang dilaksanakan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR yakni program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas (P2BK).

Pihaknya saat ini sedang mendorong konsep P2BK yang berbeda dengan skema bantuan pembiayaan KPR FLPP tapi lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Pemprov Sumsel ingin mengedepankan proses peningkatan ekonomi masyarakat dalam menyediakan tanah dan rumah gratis dalam Program P2Bk ini,” ungkap Basyaruddin.

Menurut Basyaruddin, Pemprov Sumsel juga akan melakukan kerja sama dengan perusahaan dalam bentuk CSR pada program P2BK seperti Grab, Pegadaian, PLN, perusahaan PT Semen Baturaja, PT Maspion serta juga melibatkan BUMN.

Pihaknya ingin ada interaksi pergerakan ekonomi di masyarakat dan ada usaha ekonomi produktif masyarakat yang terbangun.

“Beberapa komunitas yang telah di data antara lain komunitas peternak ikan dan UMKM, pedagang, ojek online, pengemudi online, buruh harian lepas, guru honorer, pengawas jalan dan pembersih sungai, dan tukang bangunan,” papar Basyaruddin.

Ada juga komunitas di daerah lain yang digandeng oleh Pemerintah kota setempat. Basyaruddin berharap, Kementerian PUPR dapat segera mewujudkan pembangunan rumah untuk komunitas masyarakat ini.

Sebelumnya diketahui bahwa Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan siap menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Perbankan dan beberapa Komunitas masyarakat di daerah untuk melaksanakan Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas (P2BK).

Yusuf Hariagung selaku Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan menyebutkan akan melaksanakan program P2BK di tiga daerah Sumatera Selatan diantaranya, Kota Prabumulih, Lubuklinggau dan Palembang,.


Sumber: https://properti.kompas.com/read/2020/01/19/205916821/pemprov-sumsel-dukung-program-perumahan-berbasis-komunitas.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *