Untuk mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meniru atau menduplikasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah.

“Pemda dapat menduplikasi Program BSPS yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi RTLH,” ungkap Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR melalui keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Rabu, (15/1/2020).

Menurut Khalawi, program BSPS hanyalah stimulan supaya masyarakat bersedia untuk berupaya membangun rumahnya supaya menjadi lebih layak huni.

Jika ada kolaborasi yang baik khususnya antara pusat maupun daerah maka penanganan RTLH di Indonesia dapat berjalan.

Maka dari itu, Pemda melalui APBD-nya diharapkan untuk dapat mengalokasikan anggaran untuk program perumahan bagi masyarakat di wilayahnya.

“Melalui program BSPS yang dilaksanakan secara berkelompok ini masyarakat juga diminta untuk bergotong royong agar bersama-sama meningkatkan kualitas rumahnya,” ungkap Khalawi.

Sebagai informasi dengan Program BSPS ratusan ribu rumah telah ditingkatkan kualitasnya menjadi lebih layak huni.

Menurut data Ditjen Penyediaan Perumahan, jenis dan besaran dana bantuan menurut Keputusan Menteri PUPR Nomor 158/KPTS/M/2019 mengenai besaran nilai dan lokasi BSPS terbagi menjadi dua.

Yang pertama adalah peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) di daerah provinsi sebesar Rp 17,5 juta. Rinciannya, upah kerja Rp 2,5 juta dan bantuan bahan bangunan Rp 15 juta.

Adapun PKRS khusus di wilayah seperti pulau-pulau kecil dan pegunungan di provinsi Papua dan Papua Barat adalah Rp 35 juta yang terdiri dari upah kerja Rp 5 juta dan bahan bangunan Rp 30 juta.

Untuk yang kedua, Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) dengan total bantuan Rp 35 juta yang terdiri dari upah kerja sebesar Rp 5 juta dan bahan bangunan Rp 30 juta.


sumber https://properti.kompas.com/read/2020/01/16/145931221/kementerian-pupr-minta-pemda-duplikasi-bantuan-perumahan-swadaya


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *