Teknologi memodernisasi bahan kayu menjadi bahan olahan. Glulam dan CLT misalnya, banyak digunakan dalam pembangunan. Glulam (Glued Laminated Timber)  adalah salah satu jenis kayu komposit yang terdiri dari susunan lapisan kayu yang direkatkan satu sama lain. Sedangkan CLT (Cross-Laminated Timber) merupakan panel kayu yang terbuat dari beberapa lapisan kayu. Setiap lapisan merupakan kumpulan dari kayu gergaji padat yang direkatkan. Khususnya penggunaan CLT sebagai bahan baku pembuatan bukan tanpa alasan. Material CLT lebih ringan 30 persen ketimbang semen atau baja pada umumnya.

Hal ini membuat beberapa arsitek merancang gedung dengan bahan dasar kayu. Kayu jelas lebih ringan dibandingkan baja dan besi selain tentu saja lebih alami.  Meski demikian, material semen dan baja masih tetap digunakan khususnya untuk basement hingga ground floor. Hal ini dilakukan untuk mencegah bangunan mudah rusak karena air. 

Gedung-gedungpun kini tak harus dari tumpukan beton. Berikut lima gedung tertinggi yang dibangun dengan material kayu: 

Forte – Melbourne 

Inilah bangunan pertama dan tertinggi di Australia yang berbahan Dasar kayu. Semen dan struktur baja diganti dengan bahan kayu, lebih tepatnya CLT. Bangunan yang dirancang dan dibangun LendLease dikerjakan dalam waktu 11 bulan.

25 King – Brisbane 

25 King adalah sebuah gedung perkantoran 10 lantai yang hampir seluruh materialnya terbuat dari Glulam dan CLT. Aspek kayu juga ditampilkan dalam setiap interior ruangan, mulai dari lantai hingga bagian atap. Rencananya gedung perkantoran ini mampu menampung hingga 600 orang dan akan selesai pada 25 Oktober mendatang.

Dalston Lane -London 

Dalston Lane menggunakan material kayu yang kini lazim digunakan di gedung berbahan kayu adalah CLT. Tinggi bangunan ini adalah 33 meter dan merupakan gedung hampir keseluruhannya adalah CLT. CLT diaplikasikan pada 10 lantai bangunan mulai  dari lantai, tangga, dinding dan ekterior bangunan.

The Tree – Norwegia 

Bangunan kayu tertinggi kedua saat ini adalah The Tree yang dibangun oleh The Bergen and Omegn Building Society. Bangunan ini terdiri dari 14 lantai yang terbagi menjadi 51 ruangan dengan dua kamar tidur dan 11 ruangan dengan satu kamar tidur.  Material kayunya memakai kayu glulam dengan ketebalan setengah meter, sedangkan dinding dan lantai gedung menggunakan bahan CLT. 

Brock Commons Tallwood House – Vancouver 

Brock Commons Tallwood House, sebuah apartemen mahasiswa di Vancouver, menjadi gedung berbahan dasar kayu tertinggi di dunia, menjulang dengan ketinggian 53 meter. Bangunan ini didesain oleh Acton Ostry Architect dan berkolaborasi dengan Fast + Epp serta Architekten Hermann Kaufmann, penasihat bangunan kayu dari Austria.

Bagian lantai terbuat dari material CLT. Sedangkan Bagian dinding apartemen 18 lantai ini terbuat dari glulam.  Uniknya bangunan ini hanya memerlukan waktu 70 hari untuk proses pembangunan, empat bulan lebih cepat dari perencanaan. 

Bangunan ini dapat menampung 404 siswa serta menjadi bagian dari University of British Columbia (UBS). Gedung ini memakan dana sebesar 52 juta dollar AS untuk pembangunan. 

Minat bikin gedung berbahan kayu?

Sumber : https://reginarealty.co.id/5-gedung-dari-kayu-paling-tinggi-di-dunia/


Ribuan orang telah bergabung dengan komunitas YukBisnisProperti.org. Sekarang giliran Anda. Dapatkan FREE EBOOKS dan KESEMPATAN untuk bergabung dalam bisnis dan investasi properti dari rekanan YukBisnisProperti.org. Join segera!


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *