Berbicara mengenai aset rumah yang tidak digunakan, justru makin menambah beban pemiliknya lantaran terus mengeluarkan biaya pemeliharaan dan membayar biaya pajak yang naik tiap tahunnya. Untuk menjadi aset yang lebih produktif, bisnis model penyewaan hunian akan menjadi potensial. Terutama jika memiliki hunian di daerah wisata.

Seperti dikutip dari Reuters, Airbnb Inc yang merupakan platform hunian sewa mencatat total nilai pemesanan senilai US$9,4 miliar pada kuartal I/2019. Naik 31% dari kuartal tahun lalu.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini bahkan mencatat pesanan 91 juta malam di platform- nya pada kuartal tersebut. Dalam neraca keuangannya, Airbnb memiliki pendapatan senilai US$3,5 miliar. Ini berarti Airbnb melaporkan tingkat pertumbuhan pendapatan sebesar 40% pada 2018 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara jika membahas Indonesia, sektor wisata di Bali menurut catatan Bank Indonesia (BI) menyebabkan adanya peningkatan penyerapan apartemen secara triwulanan. Adapun peningkatan tersebut bersumber dari apartemen sewa.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali /KPw BI Bali, Causa Iman Karana mengatakan, secara umum pasokan apartemen baik strate tiltle dan apartemen sewa memang tidak banyak berubah sejak 2017.

Pada kuartal II /2019, tercatat jumlah apartemen strata sebanyak 2.243 unit yang berasal dari 3 tower pengembang dengan segmen kelas menengah. Sedangkan apartemen sewa sebanyak 141 unit yang berlokasi di Kabupaten Badung.

“Rata-rata tingkat hunian triwulan II/2019 sebesar 50,32%. Ada peningkatan tingkat hunian sebesar 3,44% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya,” jelasnya. Mengetahui Harga Properti Terkini Lewat Properti Indek Secara kumulatif, permintaan apartemen strata title tercatat stagnan. Di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, pasokan apartemen pada triwulan II/2019 sebanyak 1.782 unit dengan rata-rata tingkat penjualan 73,52%.

Lain halnya dengan pasar apartemen sewa di Surabaya yang sedikit terdorong dengan rencana pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik. Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto mengungkapkan, peningkatan tersebut tidak lepas dari aktivitas ekspatriat yang bekerja di kawasan industri di Mojokerto dan Gresik.

“Aktivitas pembangunan smelter yang diperkirakan rampung pada 2022, secara jangka panjang ikut memberikan kontribusi terhadap tingkat keterhunian,” jelasnya. Pada kuartal II/2019, Surabaya memiliki tambahan 805 unit apartemen sewa baru sebanyak 77,3% di antaranya berada di wilayah barat. Sedangkan 32,7% sisanya tersebar di wilayah pusat, utara, dan timur Surabaya. Adapun tarif sewa apartemen di sana tercatat Rp 302.820 per meter persegi. (Sumber: Rumah.com)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *