Sudah mulai banyak iklan properti yang berupa lahan di daerah Kalimantan yang menjadi calon lokasi ibu kota baru. Iklan-iklan ini sudah muncul di berbagai situs jual beli online. Pada iklannya tersebut berisi tentang penawaran harga tanah yang berada di bawah standard lokal. Adanya iklan-iklan tersebut tentunya para pembeli tidak perlu lagi merasa takut rugi bila ibu kota tidak jadi pindah.

Seorang pengamat ekonomi, Aldi Gibraldi menyatakan bahwa iklan-iklan itu sangat berpotensi untuk menimbulkan hal yang berdampak buruk. Pasalnya adanya spekulasi pada tanah. “Baik untuk yang punya tanah, tidak baik untuk yang spekulasi tanah. Kan belum tahu pindahnya ke mana (Ibu Kota), memangnya mereka tahu?” kata Aldi saat dihubungi detikFinance, Senin (12/8/2019).

Diungkapkan oleh Aldi, proses pembelian tanah tidaklah sama dengan membeli barang elektronik yang memiliki garansi. Penjualan tanah itu tentu akan menciptakan bubble atau gelembung di sektor properti. Pastinya hal ini dikarenakan banyak orang yang punya tanah di wilayah tersebut tentu akan menaikkan harga jualnya.
Iklan-iklan yang ada itu memiliki embel-embel tanah dekat dengan calon ibu kota yang merupak suatu hal yang dinamakan misrepresentation of the fact.

Aldi juga mengatakan jika masyarakat mampu memberikan penilaian sendiri mengenai proses pembelian tanah itu. Karena adanya kontrak tentang jual beli tanah itu sifatnya yang sangat pribadi. “Misalnya saya bilang ke pembeli, rumah ini sebentar lagi dekat jalan tol. Terus kalau jalan tol nya nggak jadi dibangun emang bisa dituntut? Kan sifatnya Badan Pertanahan Negara (BPN) hanya mencatat transaksi,” imbuh dia.

Melalui penelusuran yang telah dilakukan oleh tim di lapangan, bahwa salah satu iklan yang menawarkan di Tanah Kavling yang ada di lokasi calon ibu kota baru. Pada iklan itu, bisa ditemukan di Katingan, Kabupaten Kalimantan Tengah. Iklan tersebut menawarkan 400 meter persegi tanah kosong dengan harga Rp 122.500 per meter.

Dari deskripsi juga disebutkan, lahan ini ada di lokasi strategis karena berada di satu-satunya jalan utama penghubung antara Palangka Raya atau Ibu Kota Kalimantan Tengah dan Ibu Kota Katingan yang disebut sebagai kandidat kuat ibu kota negara. (sumber : DetikFinance)


Ribuan orang telah bergabung dengan komunitas YukBisnisProperti.org. Sekarang giliran Anda. Dapatkan FREE EBOOKS dan KESEMPATAN untuk bergabung dalam bisnis dan investasi properti dari rekanan YukBisnisProperti.org. Join segera!

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *