Kue perbankan syariah di Indonesia saat ini ada di kisaran 5% dari total market share industri.

Data ini perlu dibreakdown lagi. Berapa banyak dari total pengguna perbankan yg muslim dan menggunakan perbankan syariah.

Tapi secara subyektif sekilas bisa diasumsikan bahwa angka maksimal 5% adalah jumlah yang sudah memiliki awareness untuk berekonomi syariah.

Jika demikian, rasanya jika properti syariah berhasil tumbuh dan berkembang, kuenya pun akan berhenti di angka yang sama. Juga sektor industri berbasis syariah lain.

Tentu karena target pasar yang sama.

Untuk itu perlu ada upaya bersama. Gandeng tangan antara perbankan syariah, pelaku properti syariah, serta semua pelaku dan stakeholder ekonomi syariah untuk melakukan terobosan sehingga bisa diterima lebih cepat dan lebih luas lagi oleh ummat.

Dengan merapatkah shaf tentunya daya dorong dan daya juang menjadi lebih kuat.

Bukan sebaliknya berhadap-hadapan apalagi saling mendisrupsi dan mendelegitimasi satu sama lain.

Bukankah muamalah itu adalah ilmu dan konsep silaturahim, sinergi serta kolaborasi?

Quran mengingatkan dalam surat As-Shaf bahwa Allah lebih menyukai BUNYANUN MARSUS. Orang-orang yang berjuang dalam barisan yang bersusun-susun. Bukan yang sekadar berkerumun.


Ribuan orang telah bergabung dengan komunitas YukBisnisProperti.org. Sekarang giliran Anda. Dapatkan FREE EBOOKS dan KESEMPATAN untuk bergabung dalam bisnis dan investasi properti dari rekanan YukBisnisProperti.org. Join segera!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *