Mau Rumah DP 0% di Jakarta? Begini Syaratnya.

Penduduk Jakarta benar-benar istimewa. Bagaimana tidak, sejak pertengahan 2017, Pemerintah Pusat telah memberikan kemudahan memiliki hunian tapak atau susun dengan uang muka hanya 1 persen. Per 1 November 2018, fasilitas serupa juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota yakni dengan kemudahan memiliki hunian tapak atau susun tanpa uang muka alias DP 0%. Istimewa, tidak dimiliki di pemerintah provinsi lainnya.

Fasilitas ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta (Pergub) Nomor 104 tahun 2018 tentang perolehan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pergub ini mengatur fasilitas pembiayaan uang muka dan pembiayaan rusunami (rumah susun hak milik).

Pergub ini juga mengatur tentang tenor pembiayaan maksimal adalah 20 tahun. Total uang muka yang akan ditanggung dalam pembiayaan ini adalah 20% dari harga rumah. Pembiayaan ini akan dikenakan bunga sebesar 2,5% yang termasuk asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan asuransi kredit. Adapun penetapan suku bunga dalam fasilitas kredit ini bersifat fluktuatif, namun dengan kisaran hingga 5%.

Nah, untuk mendapatkan fasilitas ini harus melalui persyaratan-persyaratan tertentu. Apa saja syarat-syaratnya?

Pertama, ada syarat umum antara lain :

  1. Telah tinggal di Jakarta minimal 5 tahun dan tentu saja wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Daerah Khusus Ibukota
  2. Belum pernah menerima fasilitas subsidi rumah sebelumnya
  3. Masih menumpang di rumah mertua indah, rumah ortu, nge-kost dan sejenisnya yang intinya belum punya rumah sendiri
  4. Pembayar pajak yang taat
  5. Buat yang sudah married, diprioritaskan untuk mendapatkan fasilitas ini
  6. Memiliki pendapatan bulanan antara 4 juta sampai dengan 7 juta rupiah
  7. Memiliki rekening di Bank DKI karena fasilitas ini akan diberikan oleh bank DKI

Apabila syarat-syarat  umum di atas telah dimiliki dan terpenuhi, maka warga wajib menyerahkan syarat-syarat kedua yakni syarat administrasi pada saat pengajuan kredit. Syarat-syarat administrasi tersebut antara lain meliputi :

  1. Kartu keluarga (KK) DKI Jakarta
  2. KTP DKI Jakarta yang menunjukkan minimal telah 5 tahun tinggal di Jakarta
  3. Nomor pokok wajib pajak (NPWP)
  4. Surat nikah atau akta nikah yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang bagi yang menikah
  5. Surat pernyataan atau keterangan tidak pernah menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah
  6. Surat keterangan belum memiliki rumah sendiri dari kelurahan

Nah, jadi minat punya rumah di Jakarta dengan fasilitas ini? Penuhin dulu syarat-syaratnya. Kalau mau jual beli sewa rumah, hubungi aja ReginaRealty.co.id, agen properti terbaik di Jakarta. We do your homework!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *