Copywriting Lagi Untuk Properti

Masih ada yang kesulitan bikin NASKAH IKLAN alias COPYWRITING?

Kalau masih ya sayang banget. Soalnya mau menggunakan media apapun ya itu salah satu bahan utama yang kita butuhkan untuk berkomunikasi dengan calon konsumen.

Nah, sebagai REMINDER berikut ini Saya berikan sebuah formula sederhana untuk menyusun copywriting yang insyaAllah efektif.

Menggunakan rumus AIDA, paling tidak ada 4 bagian yang wajib hadir dalam sebuah copywriting.

1. HEADLINE atau JUDUL

Harus mampu menarik ATTENTION.

Judul terdiri dari dua kategori. Untuk iklan di MARKETPLACE, SEO, atau sejenisnya yang menyasar indeks oleh mesin pencari seperti GOOGLE, gunakan KATA KUNCI. Targetnya menarik ATTENTION dari MESIN.

Untuk DESKRIPSI IKLAN, posting di SOSMED, atau BROADCAST gunakan pola-pola CLICKBAIT. Kalimat yang mengundang penasaran atau “provokasi” untuk membaca. Targetnya menarik ATTENTION dari audience atau pembaca.

2. PROLOG

Harus merangsang INTEREST atau minat.

Saran Saya isi dengan NERAKA alias PROBLEM apa yang mau dijawab dengan solusi yang ada di bagian berikutnya.

Bisa dikemas dalam pertanyaan-pertanyaan yang kira-kira jawabannya pasti YES.

Contoh :

RUMAH BAGUS pasti MAHAL? Ada yang MURAH tapi MURAHAN? Pingin yang BAGUS tapi HEMAT?

Intinya kasih tau PENYAKIT apa yang diduga diderita oleh target pasien dan mau kita kasih solusinya.

3. ISI

Harus mengundang DESIRE atau gairah.

Saran Saya tinggal ikuti flow. Kalo tadi NERAKA dan PROBLEM, sekarang kita kasih SURGA. Kita berikan SOLUSI sebagai jawaban atas kegalauannya. Kita kasih PROMISE dan DREAM.

Tapi ingat, jangan OVER PROMISE. Sebaliknya prinsipnya harus UNDER PROMISE, OVER DELIVERY. Janjinya sedikit, kasihnya lebih. Ini yang bisa bikin konsumen klepek-klepek.

Contoh :

Di GREEN TESSERA 3, Anda tidak perlu memilih antara BAGUS atau MURAH.

Karena kami memberikan keduanya..

Rumah MENTERENG, Harga ENTENG.

Intinya, kalau tadi pada bagian prolog dikasih PENYAKIT, di bagian ini dikasih produk kita sebagai OBAT-nya.

4. PENUTUP

Harus mengandung ACTION atau CALL TO ACTION. Perintah untuk mengambil tindakan.

Isinya? Saran Saya : ANCAMAN šŸ˜‚

Maksutnya?

Ya diancam saja. Kalau ndak telpon atau WA, dia akan kehilangan sesuatu. Supaya dia terpaksa jadi nelpun atau WA.

Misalnya :

Unit TERBATAS. Telpon SEKARANG. Hubungi :

atau

Hadiah langsung 1 unit motor scoopy. Telpon sekarang. Hanya berlaku hari ini. Hubungi :

Kira-kira demikian.

Nah, untuk tahu penyakit apa yang mau dijawab dan obat apa yang mau diberikan.. mulailah dari WHO alias SIAPA yang mau disasar?

BUYER PERSONA dibuat terlebih dahulu. Masih ingat kan? Kalo sudah lupa, ikut REDMARK lagi.

Catatan kedua, jangan lupa gunakan sebutan untuk orang kedua. Misalnya “Anda”. Kenapa? Agar lebih personal. Seolah, Anda hanya bicara berdua dengan pembaca sehingga tanpa jarak.

Selamat mencoba.
Semoga manfaat.
Salam closing.
Salam helping.

Penulis
Zidni Ilman
Presiden YukBisnisProperti Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *