Cara Mengawali Bisnis Properti Agar Lancar dan Aman

Setiap bisnis pastilah memiliki resiko, tidak terkecuali bisnis properti. Mungkin sebagian orang yang ingin terjun ke bisnis properti merasa takut dengan segala resiko yang akan dihadapi. Resiko dalam bisnis properti memang terbilang cukup besar, sesuai dengan modalnya yang besar.

Akan tetapi segala resiko tentunya bisa diantisipasi dan dihadapi, terlebih jika kita sudah memahami yang namanya Secure Model. Secure Model merupakan cara aman yang digunakan sebagai metode awal sebelum terjun ke bisnis properti. Dalam secure model sendiri, terdapat beberapa hal yang bisa diterapkan, antara lain:

  1. Melakukan Survey Pasar

Tidak semua lahan bisa dikembangkan menjadi perumahan, untuk itu Anda perlu melakukan survey pasar. Hal-hal yang perlu disurvey antara lain harga pasar properti di wilayah yang Anda bidik, tipe rumah yang laku dijual di wilayah tersebut, luas tanah yang sering digunakan, kualitas bangunan, serta program dan media promosi yang sering ditawarkan.

  1. Mengeksplorasi Properti

Jika Anda menemukan sebuah lahan yang berpotensi untuk dijadikan sebagai bisnis properti, maka Anda harus mengeksplorasi lahan tersebut terlebih dahulu. Temukan apa yang kira-kira menarik dari lahan tersebut. Kemudian tentukan pula apa yang harus dilakukan terhadap lahan tersebut, misalnya elevasi dari jalan, lebar jalan akses, ada tidaknya tiang listrik terdekat, saluran air, serta fasilitas umum dan pusat keramaian terdekat.

  1. Menghitung Cepat

Untuk mengetahui kelayakan bisnis properti yang akan Anda jalani, Anda harus bisa melakukan hitung cepat. Dari perhitungan cepat tersebut, Anda bisa mengetahui harga properti yang akan dijual, omset, total biaya, profit, profit margin, return of investment, break event point, net present value, estimasi target market, serta modal yang perlu dipersiapkan.

  1. Menemukan Kekuatan dan Kelemahan Properti

Anda juga harus menemukan kekuatan dan kelemahan dari properti yang akan Anda jual. Untuk bisa mengevaluasi kekuatan dan kelemahan properti yang Anda miliki, Anda bisa menilainya dari segi lokasi (strategis atau tidak), harga (sesuai harga pasar atau tidak), produk (apa kelebihannya dibandingkan properti di tempat lain), promosi (bagaimana cara dan media promosi yang digunakan), serta sumber daya manusia.

  1. Melakukan Tes Pasar

Sebelum melakukan pemasaran yang sesungguhnya, ada baiknya Anda melakukan tes pasar terlebih dahulu. Anda bisa mempersiapkan brosur sederhana dan mempromosikannya kepada keluarga atau teman dan melihat respon mereka.

Itulah beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mengawali bisnis properti agar lancar dan aman. Semoga bermanfaat dan Anda bisa menjadi pebisnis properti yang sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *