[Survey] Kendala Yang Dihadapi Dalam Membangun Perumahan Bersubsidi

Program sejuta rumah ini adalah gerakan bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pengembang dan masyarakat untuk mewujudkan kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kategori MBR adalah masyarakat yang berpenghasilan di antara 2,5 juta sampai dengan 4 juta perbulan.

Dilangsir dari situs SejutaRumah.ID, yang menjadi latar belakang program sejuta rumah ini adalah rendahnya daya beli MBR untuk memiliki rumah melalui KPR. Hal ini ditambah dengan kurang kondusifnya regulasi yang terkait dengan pertanahan dan perijinan yang dirasakan memberatkan pengembang yang akan membangun perumahan bagi MBR pada khususnya.

Meski demikian, upaya yang dilakukan Pemerintah sangat bagus dengan menurunkan kewajiban uang muka menjadi 1% dari harga jual rumah. Pemerintah juga memberikan stimulan penyediaan PSU (Prasarana, Sarana, Utilitas) agar harga rumah dapat ditekan sesuai yang telah ditetapkan. Pemerintah juga mendorong Revisi Permendagri No. 32 tahun 2010 tentang Pedoman Pemberian IMB agar ada keringanan dan kemudahan dalam proses penyelesaian IMB.

Dalam program Sejuta Rumah, upaya penyediaan perumahan bukan hanya dilakukan dengan kebijakan program kepemilikan rumah, tetapi juga dalam skim kepenghunian, sehingga program rumah sewa, rumah khusus dan rumah swadaya juga menjadi prioritas.

Tapi pelaksanaannya tentu bukan tak ada kendala. Nah Anda sebagai pengembang FLPP atau perumahan bersubsidi, adakah kendala yang Anda hadapi? Ikuti polling berikut ini :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *