Pilih Beli Emas atau Beli Properti?

Kalau Kita punya uang, Kita belikan properti atau belikan emas? Mana yang lebih baik, investasi emas atau investasi properti? Pertanyaan-pertanyaan di atas sering kali hadir ketika kita ada kelebihan uang untuk diinvestasikan.

Para pakar investasi pada umumnya menyarankan untuk berinvestasi ke berbagai instrumen. Disarankan untuk tidak menaruh telur dalam satu keranjang. Maksudnya bila terjadi sesuatu terhadap telur tersebut di satu keranjang, maka masih ada keranjang telur lain yang bisa digunakan. Meski demikian, emas dan properti adalah instrumen investasi yang relatif aman dibandingkan instrumen lainnya.

Tetapi untuk menjawab pertanyaan di atas, kita perlu tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing instrumen investasi tersebut. Tapi sebelumnya, ikut  polling berikut ini :

Kelebihan Investasi Emas antara lain : Untuk membeli emas, Kita tidak membutuhkan uang yang cukup besar. Kita bisa memulai berinvestasi bahkan hanya dengan 1 gram emas saja. Emas lebih mudah diperjualbelikan dan mudah digadaikan karena emas lebih likuid atau mudah dicairkan.

Harga emas juga cenderung naik terus dalam 10 tahun belakangan. Kenaikannya pun melebih inflasi. Jadi semisal Kita menyimpang emas dalam kurun waktu 10 tahun, nilainya jauh lebih tinggi daripada Kita hanya menyimpan uang Kita dalam 10 tahun.

Kekurangannya apa? Harga emas itu dikendalikan oleh pasar. Pedagang emas tidak bisa menjual harga emas sebebasnya karena ada harga patokan meski tidak selalu sama. Harganya pun terpengaruh oleh gejolak ekonomi dunia. Selain itu Kita perlu memiliki tempat menyimpan emas yang aman.

Sedangkan properti, kelebihannya adalah harga cenderung terus naik dari tahun ke tahun dan lebih cepat mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan emas. Sangat potensial untuk disewakan atau digunakan untuk kegiatan produktif.

Kekurangan investasi properti antara lain karena tidak mudah diuangkan atau kurang likuid. Pengurusan jual beli dan legalitas cenderung memakan waktu yang relatif lama. Ada resiko sengketa kepemilikan tanah dan bangunan dan bila salah memilih lokasi akan menyebabkan investasi tertahan.

Jadi apa saran dari Regina Realty?

  1. Bila dana Kita masih relatif kecil, sebaiknya simpan dalam bentuk emas. Perlahan-lahan sisihkan hingga nanti mencukupi untuk dicairkan sebagai uang muka properti atau malah lunas.
  2. Bila dana relatif banyak, tapi belum mampu untuk membeli properti yang diinginkan, disarankan untuk membeli petak-petak tanah untuk ditunggu kenaikan harganya di kemudian hari. Proses ini dilakukan berulang kali hingga terkumpul banyak petak tanah.
  3. Atau Kita bisa menggunakan dana tersebut sebagai uang muka pembeli properti yang Kita inginkan.
  4. Nah untuk mengurangi resiko terhadap jual beli properti, percayakan pemilihan dan jual beli properti kepada Regina Realty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *