Menurut IMF, Harga Rumah Naik Bisa Hambat Ekonomi

Pada Selasa 10 April 2018, IMF (Dana Moneter Internasional) memperingatkan bahwa kenaikan harga rumah di kota-kota besar di seluruh dunia dapat meningkatkan resiko ekonomi yang melambat. 

Kajian IMF teranyar ini menemukan bahwa harga-harga rumah naik bersama-sama bergerak ke atas di seluruh negara dan kota-kota besar utama. Hal ini juga merupakan tanda dari integrasi pasar keuangan yang makin maju. Penelitian ini masuk dalam bab analisa dari Laporan Stabilitas Keuangan Global yang baru akan dirilis beberapa hari lagi.

Menurut penelitian, tingkat bunga yang sangat rendah di ekonomi-ekonomi utama dan pemulihan ekonomi dari krisis keuangan global, berikan dorongan untuk meningkatnya harga rumah.

Di satu sisi, para investor dan orang kaya meningkatkan investasinya secara global, yang tentu saja mendorong meningkatkan harga rumah di kota-kota besar.

“Semua ini menunjukkan bahwa harga-harga rumah mulai seperti harga aset-aset keuangan, seperti saham dan obligasi, yang dipengaruhi oleh investor di tempat lain di dunia. Akibatnya, pasar perumahan di satu negara lebih sensitif terhadap perubahan di negara lain.” kata IMF, Rabu (11/4/2018).

IMF mengatakan bahwa regulator kebijakan wajib memperhatikan kecenderungan ini karena hal ini dapat menghambat laju ekonomi alias ekonomi akan melambat. Guncangan ekonomi di suatu wilayah di dunia sangat munkin mempengaruhi pasar properti di wilayah lainnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *