Marketing Properti Pemula Ingin Mudah Closing? Gunakan Metode GROW

Berbeda dengan yang sudah berpengalaman, memasarkan properti bagi seorang marketing pemula kadang bisa menjadi semacam momok yang menakutkan bagi mereka. Bagaimana tidak. Mereka dituntut untuk memasarkan properti yang belum ada dan masih berupa gambar di brosur. Belum lagi jika harganya mahal. Ditambah sedikitnya pengalaman yang mereka miliki untuk berbicara dengan orang lain sehingga sulit mempengaruhi konsumen untuk mau membeli produk properti yang mereka jual. Pantas saja, tidak sedikit yang akhirnya menyerah menjadi marketing properti.

Akan tetapi, hal tersebut sebenarnya tidak akan terjadi jika mereka memahami dan menggunakan metode GROW sehingga dialog penjualan yang mereka lakukan menjadi sistematis dan terarah. Apa itu Grow? Grow memiliki kepanjangan Goals Reality Option Way/Will. Metode ini sudah banyak digunakan untuk mengarahkan negoisasi dengan calon konsumen. Sehingga terjadinya closing pun akan semakin mudah. Mari kita bahas satu persatu mengenai metode Grow.

Goals

Baik marketing maupun konsumen pasti memiliki tujuan. Marketing memiliki tujuan untuk menjual rumah. Begitupun konsumen juga memiliki tujuan untuk membeli rumah. Nah, galilah informasi lebih dalam tentang apa saja yang dibutuhkan oleh calon konsumen. Misalkan Anda bisa bertanya mengenai jumlah kamar yang mereka butuhkan, tipe berapa yang mereka inginkan, dan lain sebagainya.

Reality

Setelah menggali informasi lebih dalam mengenai kebutuhan konsumen, Anda juga harus menemukan sisi realitas di dalam diri konsumen dan juga kaitannya dengan produk Anda. Namun di satu sisi, Anda juga harus sudah menyiapkan kelebihan dan kekurangan dari properti yang Anda jual. Misalnya saja Anda bisa menanyakan jumlah anggota keluarga konsumen, atau berapa penghasilannya per bulan, apakah istrinya juga bekerja atau tidak, dan lain sebagainya.

Options

Ada pilihan untuk mengatasi realitas. Realitas konsumen disesuaikan dengan produk properti Anda sekaligus kelebihan dan kekurangannya. Sehingga marketing properti bisa mengucapkan kalimat-kalimat sebagai berikut misalnya:

  • Jika Bapak sudah memiliki 2 orang anak, sebaiknya Bapak mengambil tipe 60. Karena tipe 60 memiliki 3 kamar tidur.”

  • Karena Bapak mempunyai penghasilan per bulan yang lumayan besar. Nanti KPRnya peluang lolosnya lebih besar, Pak. Karena KPR dievaluasi dari kemampuan membayar konsumen.”

Way/Will

Way/will ini adalah pilihan action yang akan dijalankan untuk mencari solusi apabila Anda memiliki masalah dalam menghadapi konsumen. Misalnya saja, calon konsumen Anda sudah memilih tipe 60 dan tidak lagi menawar harganya. Akan tetapi ada kendala dalam uang muka yang tidak bisa dibayarkan sesuai dengan persyaratan. Maka beberapa kalimat ini bisa menjadi pilihan Anda agar bsia segera closing.

  • Begini saja, Pak. Untuk DPnya akan saya usahakan untuk bisa diangsur 9 kali. Jadi agar Bapak lebih ringan. Tapi booking sekarang ya, Pak.”

  • Saya bisa memberi tambahan diskon untuk Bapak. Nah, diskon nanti dimasukkan ke dalam DP sehingga DPnya tidak terlalu besar. Tapi booking sekarang, Pak.”

  • Bagaimana kalau begini Pak. Tanda jadinya dibayar sekarang. Nanti DP bisa Bapak bayarkan jika KPRnya sudah disetujui oleh bank. Yang penting berkasnya masuk dulu.”

Jadi seperti itulah kira-kira contoh dialog dengan metode Grow agar Anda lebih mudah closing. Tentunya Anda harus lebih kreatif dalam berdialog dan urutannya juga tidak harus seperti di atas. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *